Breaking News:

BMKG Waspadai Potensi Terjadi Karhutla Masih Tinggi 

Melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, titik panas tersebut pun diperoleh berdasarkan

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovi Lasta
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak berlokasi di jalan Sepakat 2, Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Selasa 23 Februari 2021. TRIBUN PONTIANAK/JOVI LASTA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - BMKG stasiun Meteorologi Kelas I Supadio menemukan sebanyak 16 titik panas atau hotspot diwilayah Kalimantan Barat, dengan diantaranya 11 titik berada di kabupaten Sambas, dan tiga di kabupaten Landak, satu di kabupaten Bengkayang, dan satu berada di kabupaten Sanggu, pada Rabu 24 Februari 2021.

Melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, titik panas tersebut pun diperoleh berdasarkan data penginderaan satelit.

Baca juga: Menurun! BMKG Catat Hanya 4 Sebaran Titik Panas di Kalbar, Kubu Raya Nol

Dan Sutikno menyebut, diprakirakan bahwa hingga tanggal 28 Februari 2021 mendatang, cuaca masih dominan panas, dan tidak turun hujan.

Untuk itu, potensi kemudahan akan terjadinya kebakaran lahan dan hutan juga sangat perlu diwaspadai.

"Mulai tanggal 1 maret 2021 mendatang diprakirakan sudah mulai terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah kalbar, kecuali wilaya singkawang, sebagian sambas, sebagian bengkayang, mempawah, kota pontianak, kubu raya, kayong dan ketapang," papar Sutikno dalam keterangnnya kepada Tribun. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved