Breaking News:

Cabuli Gadis 12 Tahun, Seorang Pria di Jongkat Diamankan Polisi

Memang benar, telah diamankan SH oleh Sat Reskrim Polsek Siantan, pada Minggu 21 Februari 2021 sore, dan saat ini SH masih berada di Mapolsek Siantan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Seorang pria berinisial SH (22), berhasil dibekuk Polisi dari Polsek Siantan, Polres Mempawah, karena telah melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap anak dibawah umur berusia 12 tahun, di salah satu Desa di Kecamatan Jongkat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Seorang pria berinisial SH (22), berhasil dibekuk Polisi dari Polsek Siantan, Polres Mempawah, karena telah melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap anak dibawah umur berusia 12 tahun, di salah satu Desa di Kecamatan Jongkat.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Paur Humas BRIPKA Susworo Putu Sastro membenarkan hal tersebut.

"Memang benar, telah diamankan SH oleh Sat Reskrim Polsek Siantan, pada Minggu 21 Februari 2021 sore, dan saat ini SH masih berada di Mapolsek Siantan," ujarnya kepada Tribun, Senin 22 Februari 2021.

Lanjut kata Susworo, penangkapan SH berawal dari laporan orangtua korban, atas tindak pencabulan yang terjadi terhadap anaknya sekitar bulan November 2020 yang lalu.

Baca juga: Dalih Pengobatan Alternatif, Seorang Pria Di Sekadau Lakukan Tindak Pidana Pencabulan

Menurut Susworo aksi tersebut terungkap ketika korban bercerita kepada orangtuanya, bahwa SH telah melakukan hal tak senonoh kepadanya.

"Jadi tepat pada 21 Februari saat orangtua dari korban mengetahui sesuatu hal yang tidak menyenangkan menimpa anaknya, seketika itu juga orangtua korban mendatangi Polsek Siantan untuk membuat laporan, dan langsung saat itu juga pihak Kepolisian gerak cepat dan berhasil mengamankan SH," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Susworo, SH masih diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Siantan sambil berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Mempawah.

"Pasal yang disangkakan yakni Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Menjadi UU jo pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved