Bupati Erlina: FKUB Terbukti Mampu Tekan Terjadinya Konflik
Menurutnya juga, toleransi kehidupan antar umat agama yang kondusif, memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, hadiri acara fasilitasi kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam pemberdayaan dan pembinaan FKUB di Kabupaten Mempawah.
Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wisata Nusantara Mempawah, Jumat 19 Februari 2021.
Dalam kesempatan itu, Bupati Erlina menyampaikan, bahwa beberapa waktu yang lalu, FKUB Kabupaten Mempawah memperoleh Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Tentu hal itu sangat membanggakan, terkhusus Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Baca juga: Bupati Erlina Sebut Penyuluh Agama Garda Terdepan Dalam Pembangunan Moral Masyarakat
Menurutnya penghargaan yang diperoleh itu, karena memenuhi beberapa variabel penilaian yang diukur antara lain terkait pelaksanaan tugas dan fungsi FKUB dalam peraturan bersama menteri dalam negeri dan menteri agama nomor 9 dan nomor 8 tahun 2006, inovasi program, serta fungsi deteksi, mediasi, rekonsiliasi, dan rekomendasi.
"Selain itu, ada juga variabel penyelesaian isu, kasus kerukunan yang berkembang di daerah," katanya menjelaskan.
Lebih lanjut, Bupati Erlina menyampaikan bahwa, FKUB telah terbukti mampu menjadi media efektif untuk meningkatkan dialog antar umat beragama dan menekan terjadinya konflik, khususunya dalam hal pendirian rumah ibadat.
"Karenanya, FKUB harus terus dipertahankan, dan diberdayakan untuk membantu pemerintah dalam memelihara dan mengendalikan kerukunan antar umat beragama," jelasnya lagi.
Selanjutnya, Bupati Erlina mengatakan, kapasitas yang harus dimiliki FKUB antara lain kemampuan untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan gangguan kerukunan umat beragama.
Kemampuan untuk meredam dan mencari solusi terhadap gangguan kerukunan umat beragama, dan kemampuan untuk mengidentifikasi dan merevitalisasi kearifan lokal yang dapat mendukung kerukunan antar umat beragama.
"Stakeholders perlu membangun komitmen bersama, kesamaan pemahaman, memupuk rasa saling percaya, saling menghormati dan hubungan yang sinergis antara pemerintah dengan pemerintah daerah, tokoh-tokoh agama, majelis agama dan ormas keagamaan dalam menjaga harmonisasi sosial dan kehidupan keagamaan, dalam kerangka kebhinekaan berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945," harapnya.
Menurutnya pemerintah daerah Kabupaten Mempawah memiliki kepentingan terhadap upaya mewujudkan kehidupan antar umat beragama.
Menurutnya juga, toleransi kehidupan antar umat agama yang kondusif, memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Baca juga: Pengurus FKUB Mempawah Bangga Bisa Raih Penghargaan Harmony Award dari Kemenag RI
"Guna mewujudkan hal tersebut, para tokoh agama, budaya, masyarakat dan semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Mempawah, turut mendukung upaya program dan kegiatan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan kerukunan umat beragama," ujarnya.
Tak lupa, Bupati Erlina juga menyebut bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan fasilitasi kegiatan FKUB dalam pemberdayaan dan pembinaan FKUB di Kabupaten Mempawah ini.
"Pemerintah daerah akan memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan kerukunan umat beragama, dengan terus menerus menekankan pentingnya membangun dan memelihara sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat," tukasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-mempawah-erlina-hadiri-acara-fasilitasi-kegiatan-fkub-192.jpg)