Breaking News:

Sengketa Pilkada Sekadau di MK Lanjut, Pengamat Nilai Sebagai Ajang Pembuktian

Hal tersebut karena akan rentan adanya konflik baru termasuk intervensi maupun perbuatan pihak-pihak untuk mempengaruhi masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengamat FISIP Untan, Dr. Erdi, M.Si 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat FISIP Untan, Dr. Erdi, M.Si menilai lanjutan sidang di MK untuk perkara dari Sekadau menjadi ajang untuk pembuktian KPU maupun pemohon dalam hal ini Rupinus-Aloysius.

Walaupun memang, ia mengatakan tidak setuju jika terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) sesuai tuntutan pemohon.

Hal tersebut karena akan rentan adanya konflik baru termasuk intervensi maupun perbuatan pihak-pihak untuk mempengaruhi masyarakat.

Baca juga: Sidang Perkara Sekadau Dilanjutkan, Ini Kata KPU-Bawaslu Kalbar

Berikut penuturannya.

Jika tuntutan PSU menurut saya sesuatu yang mustahil, karena pemilu itu sudah selesai, apapun hasilnya harus ada pemenang.

Apabila nanti MK tidak bisa membuktikan, mestinya nanti hasil dikembalikan pada hasil perolehan ataupun perhitungan awal oleh KPU.

Dilanjutkan ke MK inikan dalam rangka untuk apa yang dilakukan KPU itu salah, sehingga ketika MK tidak mampu membuktikan maka harus dikembalikan pada rekap awal.

Masing-masing pihak dalam hal ini pemohon Rupinus-Aloysius maupun termohon yakni KPU saling menguatkan saksi maupun bukti, harus dibuktikan dengan data. 

KPU harus membuktikan apa yang dituduhkan itu tidak benar, KPU harus kuat membuktikan apa yang disangkakan tidak betul.

Saya rasanya juga tidak yakin jika hasil pemilu yang disuguhkan oleh KPU tidak valid, salah hitung segala macam.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved