KRONOLOGI Penyebab Kebakaran di Asrama Gatot Subroto II, Terindikasi dari Api Pembakaran Sampah
Dalam kebakaran tiga rumah di kawasan asrama tersebut, puluhan unit mobil Damkar swasta yang ada di kota Pontianak dan Kubu Raya bersama Petugas Damka
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sejumlah tiga unit rumah di komplek Asrama Gatot Subroto II hangus dilahap sijago merah, tepatnya di jalan mayor alianyang, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis 18 Februari 2021 sekira pukul 14.30 wib.
Dalam kebakaran tiga rumah di kawasan asrama tersebut, puluhan unit mobil Damkar swasta yang ada di kota Pontianak dan Kubu Raya bersama Petugas Damkar turun kelapangan padamkan api.
Sekira satu jam kemudian, si jago merah pun berhasil di padamkan, setelah petugas Damkar bersama masyarakat setempat berjibaku padamkan api.
Baca juga: Tiga Unit Rumah di Asrama Gatot Subroto 2 Kubu Raya Hangus Terbakar
Kepala Dusun Sudirman, Budi Pranoto menyebut bahwa, penyebab dari terbakarnya 3 rumah tersebut diduga dari api pembakaran sampah yang menyambar ke salah satu rumah.
Kemudian rumah yang diketahui kosong tersebut, menyambar dua rumah lainnya yang berada tepat disebelahnya.
"Diduga itu ada warga yang sedang membersihkan rumah halamannya lalu membakar sampah. Tetapi percikan apinya itu mengenai rumah yang disebelahnya," ungkap Budi saat ditemui dilokasi.
"Memang rumah sebelahnya itu kondisinya sudah sangat rapuh, kering dan memang juga sudah jarang ditinggalin. Jadi rumah sebelah nomor 17 itu mengenai api, menjalarlah kerumah 16 yang tidak ada penghuninya. Dan kemudian menyambar kerumah nomor 15," jelasnya.
Dalam kurun waktu setengah jam, dikatakan Budi apipun berhasil memporak-porandakan isi ketiga rumah. Termasuk satu unit mobil nissan yang ikut hangus terbakar, akibat dari kejadian tersebut.
"Nomor 16 yang berhuni, sisanya 17 dan nomor 15 itu tidak berpenghuni. Tapi alhmadulillah yang (nomor 16) disitu ada orang tua yang berumur 75 tahun keatas bisa diselematkan," sampainya.
Dan Budi menambahkan, jika kebakaran ini bukanlah karena dari konsleting aliran listrik. Mengingat dua unit rumah yang terbakar tersebut telah lama tidak di aliri listrik.
"Bukan dari kornsleting listrik, tetapi api pembakaran sampah itu tertiup angin ke arah timur nomor 17," tegasnya.
Lebih jauh dikatakan Ketua Pemadam Kebakaran Mentari, Iwan Suryadi juga bahwa tidak menemukan kendala saat memadamkan api.
Hanya saja, ruas lalu lintas yang menjadi padat saja akibat masyarakat yang ingin mengetahui kejadian ini.
"Lalu lintas yang membuat macet ini saja. Kalau air tidak ada. Walaupun airnya kecil, tetapi kita dibantu dengan damkar-damkar yang datang," terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti kerugian materil yang dialami korban. Sebab pihak kepolisian juga masih melakukan olah TKP. (*)