Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak Pantau 172 Titik Hotspot
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak Supriyadi mengatakan, bahwa terdapat 172 titik panas, 52 diantaranya di Kabupaten Kubu Raya,
Penulis: Zulfikri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah titik panas atau titik hotspot di Wilayah Kalimantan Barat satu hari terakhir hingga pagi, Rabu 17 Februari 2021.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak Supriyadi mengatakan, bahwa terdapat 172 titik panas, 52 diantaranya di Kabupaten Kubu Raya, 51 di Kabupaten Mempawah dan 43 di Kota Pontianak.
"Hal ini menyebabkan pengaruh pada jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak tercatat siang sekira pukul 14:00 Wib hingga dini hari Pukul 05:00 Wib jarak pandang hanya berkisar 4 hingga 1 kilo," ungkap Supriyadi.
Supriyadi menjelaskan, untuk pantauan hujan tercatat sebagaian besar di Wilayah Kalimantan Barat sudah 8 hingga 11 hari tidak hujan kecuali untuk wilayah Kabupaten Melawi, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu sudah 3 hari tidak hujan.
Baca juga: Sat Reskrim Polres Mempawah Amankan Terduga Pelaku Karhutla Desa Peniraman
"Adapun potensi hujan untuk 1 minggu ke depan secara umum masih rendah terutama di wilayah pesisir barat Kalimantan Barat. Adapun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dapat terjadi di Wilayah Timur semisal di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Melawi," jelasnya.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak menyampaikan, bahwa potensi mudahnya kebakaran hutan dan lahan hingga tanggal 23 Februari mendatang berada dalam kategori mudah dan sangat mudah.
"Oleh karena itu, dihimbau untuk masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan berupa pembakaran hutan dan lahan dan terus update cuaca dari kami baik di Website maupun pada Media sosial di Info BMKG Kalbar," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jumlah-titik-panas-di-indonesia-kembali-terdeteksi.jpg)