Panen Padi Melimpah, Gapoktan Tani Maju Damba Pemkab Sintang Bantu Pengemasan dan Pemasaran
Mantan Ketua Gapoktan Tani Makmur ini berharap Pemkab Sintang, dapat membantu pengemasan dan pemasaran.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Panen padi sawah varietas INPARI 32 milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Maju di Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak, melimpah.
Dari 25 hektare sawah, per hektarenya mampu menghasilkan sekitar 6 ton gabah padi kering.
Meski hasil padi melimpah, petani masih kesulitan untuk memasarkan ke luar.
Selain karena akses transportasi yang sulit, para petani juga memerlukan bantuan pemerintah untuk pengemasan dan pemasaran produk beras.
Baca juga: Lasarus Akui Tak Pernah Terima Berkas Usulan Peningkatan Status Jalan Sintang-Senaning dari Pemkab
“Sekarang panen raya melimpah, hasilnya cukup untuk 1 tahun, bahkan masih sisa. Maka dari itu gapoktan akan mnerima padi, meringankan petani di paribang, tapi tidak tahu bagaimana penjualannya,” kata Joko Santoso, petani Desa Paribang Baru.
Mantan Ketua Gapoktan Tani Makmur ini berharap Pemkab Sintang, dapat membantu pengemasan dan pemasaran.
Selain itu, Gapoktan juga berahrap pemerintah membantu alsistan untuk memperluas area persawahan.
“Kami membutuhkan handtraktor,” ungkapnya.
Ketua Gapoktan Tani Maju, Muhamad menambahkan para petani juga membutuhkan bantuan bibit padi.
Selain handtraktor, petani juga membutuhkan alat untuk pengering padi.
“Mohon diantu apa yang inginkan. Karena musim ini petani mengeluh hujan, karena hujan petani tidak bisa mengeringkan padi atau menjemur banyak jadi kecambang, mohon perhatian pemrintah mengadakan mesin pengering padi,” harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/panen-padi-sawah-varietas-inpari-32-142.jpg)