Disdik Kalbar Sudah Mulai Lakukan Pendataan Guru yang Akan Suntik Vaksin Sinovac

Ia mengatakan bahwa setelah dilakukan pendataan guru yang akan menerima vaksinasi, apakah nanti akan disesuai domisili masing-masing guru akan dikordi

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson saat menjalani penyuntikan Vaksin Covid 19 tahap 2 di Puskesmas jalan Tani Pontianak, Sabtu 6 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Vaksinasi Nakes ditargetkan selesai pada Februari 2021, setelah itu dilanjutkan pada vaksinasi tahap kedua yang menyasar para Pelayan Publik diantaranya adalah guru.

Berdasarkan rencana awal bahwa pelaksanaan vaksinasi tahap dua setelah vaksinasi nakes selesai akan dilanjutkan vaksinasi tahap kedua pada minggu keempat Februari 2021.

Adapun sasaran tahap kedua penerima vaksinasi COVID-19 adalah guru, TNI Polri, DPR, DPRD, tokoh agama, pejabat daerah, ASN,BUMN, BUMD, Satpol PP, Pedagang pasar, Petugas pariwisata, Organda , Ojek dan taxi online.

Saat dihubungi Tribun Pontianak, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng menjelaskan bahwa untuk persiapan vaksinasi tahap kedua yang akan menyasar para guru saat ini sudah dilakukan pendataan di tiap kabupaten kota.

Ia mengatakan bahwa Disdik Provinsi sampai ke tingkat kabupaten kota sedang melakukan pendataan guru SMA,SMK ,SLB yang menjadi kewenagan Provinsi.

Ia mengatakan bahwa setelah dilakukan pendataan guru yang akan menerima vaksinasi, apakah nanti akan disesuai domisili masing-masing guru akan dikordinasikan kembali dengan pihak Diskes.

“Sejauh ini kan ada yang mengajar tapi tidak sesuai domisilinya seperti dia guru di Kota Pontianak, tapi domisilnya di Kubu Raya. Kalau seperti itu kita masih kordinasikan apakah masuk vaksinasi di Kota Pontianak atau Kubu Raya,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu 10 Februari 2021.

Kawan Vaksin Kalbar Harap Seluruh Pejabat Maupun Lembaga Tinggi dan Stakeholder Ikut Vaksinasi

Ia mengatakan memang sejauh ini Disdik Provinsi sudah diminta data dari Diskes berapa jumlah guru yang ada di SMA,SMK,SLB Se-Kalbar yang nantinya akan menerima vaksin sinovac.

Ia menjelaskan untuk mempercepat pendataan maka dari sekolah di tiap kabupaten kota melakukan pendataan yang langsung di serahkan ke Diskes seperti sekolah yang ada di Kota Pontianak.

“Kalau untuk di Kota Pontianak data dari SMA,SMK,SLB langsung diserahkan oleh pihak sekolah ke Diskes Kota Pontianak untuk melaskanakan imunasiasi sesuai syarat dan ketentuan karena ada kriterianya,” jelasnya.

Ia mengatakan sejauh ini secara keseluruhan terkait jumlah guru SMA,SMK,SLB Se-Kalbar yang akan menerima vaksinasi Covid-19 belum final. Karena masih terus dilakukan pendataan ditiap daerah.

“Kalau mengikuti data sebelumnya guru yang melakukan swab pcr untuk syarat masuk sekolah yang terdata sebanyak 2800 tenaga guru dan TU,” pungkasnya. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved