Breaking News:

Batalkan Rencana ke Pontianak dan Singkawang, Warga Tionghoa Akui Rayakan Imlek di Rumah

Akibat adanya imbauan dari Pemerintah serta masih merebaknya pandemi Covid-19, Handoyo pun mengaku terpaksa membatalkan rencana untuk merayakan Imlek

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satu diantara Toko penjual Pernak-pernik Imlek di Jalan Merdeka, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satu diantara warga Tionghoa asal Kabupaten Ketapang, Handoyo (51) mengaku akan merayakan Imlek tahun 2021 di rumah saja.

Untuk itu, ia pun mengaku membeli beberapa lampion untuk hiasan rumah, serta pernak-pernik hiasan kecil, untuk perayaan malam imlek bersama keluarga.

"Saya cuma membeli lampion secukupnya untuk hiasan di depan rumah, hiasan kecil-kecil untuk di dalam rumah, karena tahun ini memang kita hanya merayakan Imlek di rumah bersama keluarga, sesuai anjuran pemerintah," ujarnya saat ditemui membeli pernak-pernik Imlek, Minggu 7 Februari 2021.

Penjual Pernak-pernik Imlek Akui Penurunan Omzet, Imbas Adanya Larangan Perayaan

Akibat adanya imbauan dari Pemerintah serta masih merebaknya pandemi Covid-19, Handoyo pun mengaku terpaksa membatalkan rencana untuk merayakan Imlek di Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan dan menjauhkan keluarga dari kemungkinan penularan Covid-19 jika berada di kerumunan.

"Memang dulu kita ada rencana mau ke Pontianak sama Singkawang untuk merayakan imlek dan Cap Go Meh tahun 2021 ini, hanya saya batalkan karena takut keluarga tertular covid saat di kerumunan, jadi tahun ini ya kami sekeluarga cukup di ketapang saja," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved