KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 4 Halaman 49 51 52 53 55 56 Subtema 2 Indahnya Keragaman Budaya Negeriku
Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 7 Kelas 4 Subtema 2 pembelajaran 1 halaman Halaman 49 50 51 52 53 54 55 dan 56
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yuk simak berikut ini pembahasan kunci jawaban Tema 7 kelas 4 berjudul Indahnya Keberagaman di Negeriku halaman 49 50 51 52 53 54 55 dan 56.
Materi soal yang dibahas dikutip dari Buku Tematik SD kurikulum 2013 edisi revisi 2018.
Terdapat 3 subtema pada buku ini diantaranya Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku, Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku dan Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku.
Selengkapnya soal juga terdapat pada subtema 2 Pembelajaran 1 dalam Tema 7 kelas 4 tentang Indahnya Keragaman Budaya Negeriku
Kunci jawaban Tema 7 kelas 4 SD ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman untuk mengoreksi hasil belajar anak.
• KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 4 Halaman 35 37 38 39 40 Subtema 1 Pembelajaran 5 Keragaman Suku Bangsa
• KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 4 Halaman 29 30 31 32 33 34 Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku
Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 7 Kelas 4 Subtema 2 pembelajaran 1 halaman Halaman 49 50 51 52 53 54 55 dan 56 yang dikutip dari Buku Guru dan Siswa serta administrasingajar.blogspot.com dan beberapa sumber lainnya:
>>> Halaman 49 - 50
*** Ayo Membaca ***
Bacalah dalam hati teks berikut!
Urang Kanekes, Si Suku Baduy
Banten merupakan sebuah provinsi di Pulau Jawa bagian barat. Provinsi Banten memiliki kekayaan alam dengan pemandangan indah, termasuk pegunungan dan pantai. Di pegunungan Kendeng dengan ketinggian 600 m dari permukaan air laut, tinggal masyarakat adat yang biasa kita sebut suku Baduy. Namun, masyarakat suku Baduy lebih senang menyebut diri mereka urang Kanekes. Dalam bahasa Sunda, urang berarti orang.
Masyarakat Kanekes dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tangtu dan panamping. Kelompok tangtu dikenal sebagai Kanekes Dalam atau Baduy Dalam.
Sebaliknya, kelompok panamping dikenal sebagai Kanekes Luar atau Baduy Luar. Kelompok Kanekes Dalam atau Baduy Dalam tinggal di tiga desa, yaitu
Cikertawana, Cikeusik, dan Cibeo. Masyarakat Kanekes Dalam masih sangat teguh dalam memegang tradisi. Mereka tidak menggunakan alat-alat elektronika, tidak menggunakan alas kaki, tidak menggunakan kendaraan
sebagai alat transportasi, serta mengenakan pakaian adat yang ditenun dan dijahit sendiri. Mereka menganut kepercayaan tradisional “sunda wiwitan” dan dipimpin oleh seorang Pu’un. Pu’un juga berkedudukan sebagai pemimpin masyarakat Kanekes.