Zulfydar Tegaskan PAN Kalbar Dukung Pemerintah Untuk Vaksinasi
Terlebih, PAN, lanjut dia, merupakan satu diantara parpol yang meminta vaksin digratiskan di seluruh Indonesia.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris DPW PAN Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar menegaskan pihaknya mendukung penuh pemerintah dalam melakukan vaksinasi covid 19.
Terlebih, PAN, lanjut dia, merupakan satu diantara parpol yang meminta vaksin digratiskan di seluruh Indonesia.
"Kan sudah diarahkan pemerintah (vaksinasi, red), kalau dulu saya memang mempertanyakan vaksin yang akan disuntikkan, ternyata MUI sudah menyatakan halal, dan BPOM juga sudah menyatakan memenuhi syarat penyuntikan," katanya, Rabu 3 Februari 2021.
Namun demikian, ia prihatin ditengah ikhtiar pemerintah menghentikan penyebaran covid 19 dengan vaksinasi, masih saja ada berita hoax yang meresehkan.
• Puji Pembangunan Gubernur Sutarmidji, Politisi PAN Zulfydar Zaidar Mochtar: Kritikan Sah-sah Saja
"Sekarang pemerintah telah menggratiskan, berkenaan dengan ini isu berkenaan dengan tidak layak dan tidak bolehnya vaksin, atau hoax terhadap vaksin, masyarakat harus mampu menggali informasi yang akurat, jadi tidak perlu khawatir," katanya.
"Kaitannya tentu ini juga tentu berkait dengan syarat orang yang akan disuntik atau vaksin, misalnya yang sudah terpapar covid 19 dan juga komorbid," timpal dia.
Lanjut dikatakan Zulfydar, sejumlah hal berdampak karena covid 19, khususnya masalah perekonomian. Terlebih juga membuat aktivitas terbatas, baik sosial, politik, hukum dan HAM.
"Kami mendukung apa yang dilakukan pemerintah, dengan dilakukan vaksin ini dilakukanlah upaya penanganan perekonomian Indonesia," bebernya.
"Perekonomian Indonesia salah satu penghambatnya adalah virus covid 19. Dengan vaksinasi kepada masyarakat, maka pemerintah sudah menghambat dan menghentikan penyebaran covid 19," tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan anggota DPRD Kota Pontianak ini, tinggal bagaimana kedepan pemetaan yang dilakukan pemerintah pasca vaksinasi.
"Yang kita dalami adalah bagaimana setelah vaksinasi dilakukan pemetaan, pemerintah harus mampu melakukan pemetaan mana yang belum dan mana yang sudah. Saya pikir masyarakat tidak perlu khawatir, kita percayakan kepada pemerintah," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/zulfydar-zaidar-mochtar-biru.jpg)