Breaking News:

Agus Sudarmansyah Nilai Pembangunan Infastruktur di Kubu Raya Masih Menjadi Pekerjaan Rumah

Untuk itu, dirinya pun menginginkan pembangunan jalan-jalan poros yang menghubungkan antar kecamatan maupun kabupaten dapat menjadi prioritas.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah bersama Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat Pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Tahun 2022 khususnya di Kecamatan Terentang, pada Rabu 3 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Agus Sudarmansyah menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah yang harus dikejar.

Sebab menurut dia, Kabupaten Kubu Raya mempunyai luasan wilayah dan rentang jarak yang jauh antardesa dan kecamatan.

Untuk itu, dirinya pun menginginkan pembangunan jalan-jalan poros yang menghubungkan antar kecamatan maupun kabupaten dapat menjadi prioritas.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan, Jalan Poros Jadi Prioritas

“Kita prioritas tetap jalan-jalan poros baik itu yang menghubungkan antar kecamatan maupun jalan kabupaten,” kata Agus Sudarmansyah seusai menghadiri Pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Tahun 2022 khususnya di Kecamatan Terentang, pada Rabu 3 Februari 2021.

Lebih jauh, Agus pun menerangkan infrastruktur jalan menjadi satu di antara standar pelayanan langsung kepada masyarakat.

Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah saat Pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Tahun 2022 khususnya di Kecamatan Terentang, pada Rabu 3 Februari 2021.
Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah saat Pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Tahun 2022 khususnya di Kecamatan Terentang, pada Rabu 3 Februari 2021. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Lantaran ia katakan, mobilitas masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan dan kondisi kelaikan jalan yang ada.

“Nah, ini terkait dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu juga untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan dan hal-hal penting lainnya," tuturnya.

"Kalau infrastruktur jalan-jalan poros ini terbangun, maka semua aktivitas akan lebih mudah,” sambungnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved