Breaking News:

Setelah Terima Suntikan Vaksin Kedua, Dandim Dwi Agung Sebut Vaksinasi Sebagai Wujud Bela Negara

Dalam hal ini, Letkol Dwi Agung, yang telah melaksanakan suntikan kedua, di Puskesmas Mempawah Hilir, mengatakan suntikan vaksin Sinovac seperti sunti

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dandim 1201/Mph, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, lakukan suntikan vaksin kedua, Senin 1 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dandim 1201/Mph, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, menjadi orang pertama yang berhasil menerima penyuntikan vaksinasi Covid-19 atau Sinovac di Kabupaten Mempawah, pada launching perdana 18 Januari yang lalu.

Setelah empat belas hari berlalu, dan sesuai peraturan yang ada, maka suntikan vaksin kedua harus dilakukan.

Dalam hal ini, Letkol Dwi Agung, yang telah melaksanakan suntikan kedua, di Puskesmas Mempawah Hilir, mengatakan suntikan vaksin Sinovac seperti suntik biasa saja.

Sekretaris PCNU Mempawah Harap Vaksinasi Bisa Meminimalisir Penyebaran Covid-19

Dia juga menjelaskan tidak ada rasa dampak, atau efek samping setelah dilakukannya suntik vaksin tersebut.

"Ya, seperti suntik biasa, dan tidak ada gejala aneh, sama saja seperti suntikan pertama saya pada 18 Januari yang lalu," ujarnya kepada Tribun, Senin 1 Februari 2021.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi yang sudah dicanangkan pemerintah.

"Memang vaksin ini bukan suatu cara untuk menghapus Covid-19, tetapi untuk sekarang vaksin inilah yang dianggap mampu untuk menghadapi dan mencegah terjangkitnya dari virus Covid-19," ungkapnya.

Mukhtar Siagian: 21 Orang di Mempawah Disuntik Vaksin Sinovac Kedua Tahap Pertama

Dwi Agung juga mengajak seluruh elemen dan lapisan masyarakat untuk mensukseskan pencanangan vaksinasi Covid-19 yang telah dicanangkan pemerintah.

"Karena ini juga merupakan salah satu bentuk wujud bela negara yang kita lakukan," tegasnya.

Dwi Agung juga berharap, setelah dilakukannya vaksinasi ini, bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita berharap bersama, setelah ini Covid-19 khsusunya Kabupaten Mempawah bisa hilang, dan semua kembali normal," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved