Breaking News:

Masih Pandemi COVID 19, Pemkab Sintang Imbau Tak Ada Perayaan Saat Imlek dan Cap Go Meh

Yasser menyebut, pemerintah daerah perlu mengimbau masyarakat dalam merayakan hari raya Cap Go Meh supaya tidak menimbulkan kerumunan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat menghadiri tatap muka Kapolres Sintang dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam rangka pengamanan kegiatan hari raya Imlek dan Cap Go Meh dengan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Bupati Sintang, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat menghadiri tatap muka Kapolres Sintang dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam rangka pengamanan kegiatan hari raya Imlek dan Cap Go Meh dengan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Ada pun perintah Bupati Sintang supaya melaksanakan rapat terakit perayaan hari raya Imlek dan Cap Go Meh dalam menciptakan suasana yang tertib dan nyaman saat perayaan nanti. Ada dua hal yang perlu kita perhatikan dalam hal ini. Pertama kita telah menjalani kondisi pasca pemilukada di Kabupaten Sintang. Kedua kita akan menyambut hari raya Imlek dan Cap Go Meh," ujar Yasser Arafat.

Dandim Sintang Jalani Screening Kesehatan Sebelum Disuntik Vaksin Sinovac

Yasser menyebut, pemerintah daerah perlu mengimbau masyarakat dalam merayakan hari raya Cap Go Meh supaya tidak menimbulkan kerumunan masyarakat.

"Namun Sintang ini merupakan rumah besar bagi kita semua, dalam bingkai masyarakat yang religius, toleran, rukun dan damai. Sudah ada surat edaran dari Gubrenur supaya tidak ada perayaan yang menimbulkan kerumunan, akan tetapi tidak melarang dalam melaksanakan ibadah di tempat ibadah masing-masing namun tetap mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Pemerintah kata Yasser mengimbau kepada masyarakat Tionghoa agar tidak melaksanakan kegiatan seperti arak arakan naga, tatung, dan lain-lain. Melihat perkembangan angka jumlah kasus covid-19 sejauh ini yang semakin melonjak harus diperhatikan bersama.

"Kita bersama menanggulangi penyebaran virus corona di Kabupaten Sintang ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved