Sekjen DAD Urbanus Sambut Baik Rutan Sanggau Perketat Pemeriksaan Orang Maupun Barang di P2U

Tentu ini langkah yang sangat baik, dengan begitu tentu dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus mengapresiasi dan menyambut baik dengan langkah dari Rutan Sanggau yang memperketat pemeriksaan setiap barang maupun orang yang melintasi Pengamanan Pintu Utama (P2U) di Rutan Sanggau.

"Tentu ini langkah yang sangat baik, dengan begitu tentu dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harapkan agar hal serupa terus menerus diterapkan," katanya, Selasa 26 Januari 2021.

Mantan Anggota DPRD Sanggau tiga periode itu juga berharap kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar tetap mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku. 

"Sehingga nantinya mereka dapat memperoleh hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kan biasanya ada remisi, Jadi nanti mereka bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan remisi," ujarnya.

Baca juga: Rutan Sanggau Perketat Pemeriksaan Orang Maupun Barang di Pengamanan Pintu Utama Termasuk Petugas

Sebelumnya diberitakan, Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi menegaskan bahwa mengingat jumlah tahanan maupun narapidana di Rutan Sanggau mengalami peningkatan terutama perkara narkoba, pihaknya tetap berkomitmen bahwa setiap barang maupun orang yang melintasi Pengamanan Pintu Utama (P2U) wajib dilakukan pemeriksaan secara ketat.

"Termasuk Petugas yang akan melaksanakan tugas juga dilakukan penggeledahan barang bawaan maupun badan,"katanya, Selasa 26 Januari 2021.

Dikatakanya, Bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar tetap memperhatikan peraturan dan tata tertib, Agar dapat memperoleh hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Serta mempertahankan budaya hidup bersih dan sehat didalam blok maupun kamar hunian yang selama ini telah dilaksanakan dalam upaya pencegahan Covid-19,"tegasnya.

Acip menambahkan saat ini sebanyak 485 jumlah penghuni yang ada di Rutan Klas II B Sanggau dari kapasitas Rutan sebanyak 211 orang.

Rinciannya, didalam Rutan 442 orang, diluar Rutan (43 orang tahanan dititip di Polres dan Polsek). 

"Laki-laki sebanyak 429 orang dan perempuan sebanyak 13 orang dan data residivis sebanyak 52 orang,” katanya. 

Berdasarkan kriteria kasus, lanjutnya, Pidana umum sebanyak 225 orang, narkoba sebanyak 209  orang, Tipikor 8 orang, WNA satu orang.

“Situasi di Rutan Klas II B Sanggau dalam keadaan aman, bersih dan kondusif,” ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved