Breaking News:

Prihatin Jalan Rusak Sebabkan Kelangkaan Sembako, Sekda Sintang Kumpulkan Sejumlah OPD

"Peristiwa kelangkaan sembako kemarin sangat mengetuk hati saya," ungkap Yosepha.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah membuka pelaksanaan Pelatihan Diversifikasi Tenun Ikat di Betang Ensaid Panjang Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai pada Sabtu, kemarin. Pelatihan yang diikuti 20 orang pengrajin tenun ikat tersebut difasilitasi oleh Pemkab Sintang, KalFor Project, dan Solidaridad. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengaku sangat prihatin dengan kerusakan jalan akibat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini yang menyebabkan kelangkaan sembako di Ketungau Hulu, Kayan Hulu, Sepauk dan Tempunak.

"Peristiwa kelangkaan sembako kemarin sangat mengetuk hati saya," ungkap Yosepha.

Yosepha menyebut sudah kumpulkan Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, dan Tim Anggaran untuk melakukan pemetaan kegiatan pembangunan jalan yang pembiayaannya dari Dana Alokasi Khusus.

"Yang tidak didanai, kita mendata titik mana saja yang sangat parah," jelasnya.

Baca juga: Jalan Rusak Parah, Senaning-Balai 7 Hari, Harga Gas Rp 80 Ribu, Warga Gunakan Kayu Bakar

Lalu, Sekda dan OPD juga memetakan sebaran perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang, guna mendorong agar CSR diarahkan untuk membantu perbaikan infrastruktur jalan agar bisa fungsional.

"Kita petakan lalu kita dorong agar Coorporate Social Responsibilty (CSR) seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang diarahkan untuk perbaikan infrastruktur kita yang mengalami kerusakan parah dan tidak bisa dilalui. Sisanya kita prioritaskan tahun anggaran 2022," kata Yosepha.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved