Breaking News:

Larang Kerumunan Saat Cap Go Meh, MABT Ketapang Siap Sosialisasikan Edaran Bupati Ketapang

Menurutnya dengan dikeluarkannya surat edaran tersebut demi mengendalikan dan memutus rantai penyebaran wabah Covid 19. 

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Ketapang Susilo Aheng 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG  - Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Ketapang Susilo Aheng memastikan pihaknya akan mengikuti surat edaran Bupati Ketapang dan ikut mensosialisasikan terkait larangan aktivitas perayaan Cap Go Meh tahun 2021.

Menurutnya dengan dikeluarkannya surat edaran tersebut demi mengendalikan dan memutus rantai penyebaran wabah Covid 19. 

"Kita juga sangat mengerti dan sangat mentaati aturan dari pemerintah. Pandemi Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan pandemi segara berakhir," kata Susilo Aheng, Kamis 21 Januari 2021.

Baca juga: Martin Keluarkan Edaran Larangan Aktivitas Perayaan Cap Go Meh yang Undang Keramaian

Aheng sapaannya menilai, warga Tionghoa menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah daerah dalam memerangi pandemi Covid-19. 

Ia pun berharap virus corona tidak semakin meluas di Kabupaten Ketapang. 

"Terkait surat edaran bupati, kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat Tionghoa di kabupaten Ketapang agar tidak merayakan Cap Go Meh yang memicu kerumunan," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved