Warga Kapuas Hulu Diingatkan Bencana Alam, Ini Penjelasannya
“Kami memasang banner itu di beberapa titik yang rawan bencana dan mudah dipantau warga,” ujarnya.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, M Yunus menyatakan Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan surat tentang peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG).
"Dimana dalam surat itu terdapat ada tekanan rendah di laut cina selatan, samudera hindia barat daya Banten, serta Australia barat bagian utara. Hal itu membentuk daerah pertemuan percepatan angin kurbuk konvergebsi, yang mana menyebabkan di daearah Kalbar akan terjadi Hujan lebat, kilat, petir, dan angin kencang," ujarnya, Rabu 20 Januari 2021.
Maka dari itu diimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk mewaspadai terjadinya ancaman bencana alam, seperti hujan lebat disertai kilat, petir serta angin kencang.
Baca juga: Sepanjang 2020 Samsat Putussibau Berhasil Tarik Pajak 32 Miliar Lebih
"Diharapkan masyarakat dapat segera melaporkan ke BPBD bila ada kejadian bencana alam," ucapnya.
Dalam hal tersebut, jelas Yunus kalau pihaknya juga sudah memasang beberapa banner himbauan.
Banner itu dipasang di beberapa tempat yang terdapat diantaranya di desa Seluan, kecamatan Putussibau Utara lalu ada juga di desa Melapi, Tanjung jati, Teluk barak kecamatan Putussibau Selatan.
Ada juga di kecamatan Bika, Pengkadan dan Hulu Gurung.
“Kami memasang banner itu di beberapa titik yang rawan bencana dan mudah dipantau warga,” ujarnya.
Selain banner, BPBD Kapuas Hulu juga sudah mengirimkan telek (surat) kewaspadaan dini tentang bencana ke setiap kecamatan di Kapuas Hulu.
Ia pun berharap dari pihak Kecamatan atau Camat dapat berkoordinasi sesegera mungkin kepada pihak BPBD apabila memerlukan bantuan untuk mengadakan bantuan kebutuhan darurat serta evakuasi warga.
“Telek sudah kami kirimkan, kita harap segera dikoordinasikan lagi apabila ada kebutuhan bantuan atau evakuasi terkait kejadian bencana,” ucapnya.
Yunus mengingatkan kepada masyarakat yang di lokasi rawan seperti sekitar sungai atau berdekatan dengan tebing, intensitas hujan yang semakin tinggi di Kapuas Hulu sepekan terakhir sangat rawan longsor atau rawan banjir rob.
“Saya harap masyarakat harus tetap waspada terhadap bencana alam,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kasi-pencegahan-dan-kesiapsiagaan-bpbd-kabupaten-kapuas-hulu-m-yunus-1.jpg)