CARA Kirim Donasi Banjir Kalsel Via Telkomsel POIN, Bisa Lewat Aplikasi My Telkomsel ? Ini Caranya
para pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi dengan cara yang mudah. Bahkan tanpa perlu keluarkan biaya sepeserpun.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Telkomsel adalah satu di antara vendor layanan telekomunikasi dan digital di Tanah Air yang menghadirkan program khusus untuk membantu para korban terdampak banjir Kalimantan Selatan di Januari 2021 kali ini.
Selain dengan menghadirkan paket khusus berupa gratis nelpon dan SMS ke semua operator bagi pelanggan Telkomsel di wilayah terdampak banjir Kalsel, Telkomsel juga menghadirkan program open donasi banjir
Khusus untuk program open donasi banjir ini, para pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi dengan cara yang mudah.
Bahkan tanpa perlu keluarkan biaya sepeserpun.
Baca juga: TELKOMSEL Gratis Nelpon dan SMS ke Semua Operator di Wilayah Banjir Kalsel, Ini Cara Aktivasinya
Pelanggan Telkomsel tetap bisa berdonasi melalui program Telkomsel POIN yang disediakan oleh Telkomsel.
Lantas, bagaiamana caranya?
Dirangkum dari rilis Telkomsel yang diterima Tribun Pontianak pada Rabu 20 Januari 2021, Telkomsel sejauh ini memang mengajak pelanggan untuk membantu korban banjir di Kalimantan Selatan.
Yakni secara khusus dalam program Telkomsel POIN Peduli Banjir yang sudah mulai dibuka sejak 17 Januari 2021 dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2021 nanti.
Caranya pun terbilang cukup mudah.
Pelanggan cukup menukarkan 5 POIN Telkomsel yang dimilikinya dengan cara ketik BANJAR dan kirim sms ke 777 pelanggan sudah turut berpartisipasi dengan berdonasi senilai Rp 500.
Baca juga: Telkomsel BebaskanTelepon dan SMS Bagi Pelanggan Terdampak Banjir di Kalsel
Dengan demikian, pelanggan Telkomsel tersebut sudah langsung mengirimkan donasinya lewat Telkomsel POIN tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.
Selain dengan mengetik UMB di layar ponsel sebagaimana di atas, Anda juga bisa mengakses Telkomsel POIN lewat aplikasi My Telkomsel.
Sehingga bisa lebih mudah.
Telkomsel sejauh ini mengklaim terus mengupayakan dengan maksimal untuk kelancaran seluruh layanan jaringan di wilayah terdampak bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Hingga saat ini, 78% site Telkomsel yang terdampak banjir sudah pulih, sedangkan site yang belum dapat beroperasi secara jangkauan masih dapat terlayani oleh BTS terdekatnya.
Sehingga pelanggan tetap terus dapat terlayani secara normal, baik layanan data, suara maupun SMS.
“Kami terus melakukan berbagai upaya maksimal agar masyarakat dan pihak berwenang di lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan dapat tetap lancar dalam berkomunikasi,"
"Semoga masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dari bencana ini,“ tutup Ismu Widodo dalam keterangan di rilis tersebut.

Di Kabupaten Balangan Saja, Lebih dari Tiga Ribu Rumah Terendam
Dikutip dari laman Kontan.co.id, sedikitnya ada 3.571 unit rumah terendam banjir di Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan yang terendam akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya sungai Balangan dan sungai Pitap.
Hal ini dilaporkan Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 16 Januari 2021 pukul 02.00 WIB.
Rincian dari kerugian materil tersebut antara lain rumah terendam di Kecamatan Halong, sebanyak 931 unit, Kecamatan Paringin 20 unit, Kecamatan Juai 576 unit, Kecamatan Paringin Selatan 336 unit, Kecamatan Tebing Tinggi 836 unit dan Kecamatan Awayan 872 unit.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menginformasikan bahwa saat ini banjir belum surut, tinggi muka air terpantau sekitar 50 cm-150 cm.
Baca juga: Telkomsel BebaskanTelepon dan SMS Bagi Pelanggan Terdampak Banjir di Kalsel
Selain itu, BPBD Kabupaten Balangan juga melaporkan 11.816 jiwa terdampak banjir tersebut.
Antara lain di Kecamatan Halong 2.952 jiwa, Kecamatan Paringin 93 jiwa, Kecamatan Juai 1.888 jiwa, Kecamatan Paringin Selatan 964 jiwa, Kecamatan Tebih Tinggi 2.828 jiwa dan Kecamatan Awayan 3.091 jiwa.
"Untuk jumlah pengungsi yang telah dievakuasi masih dalam proses pendataan," demikian Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulis, Sabtu 16 Januari 2021 lalu.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kab. Balangan melakukan kaji cepat, berkordinasi dengan pihak terkait dan bersama tim gabungan melakukan evakuasi terhadap korban terdampak bencana.
Baca juga: Detik-detik Mobil Rombongan Presiden Jokowi Terobos Banjir di Kalimantan Selatan
Tercatat kebutuhan mendesak saat ini perahu karet dan logistik. BNPB masih melakukan kajian terhadap status tanggap darurat terkait bencana banjir di Kabupaten Balangan.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, ditengah musim hujan yang akan terjadi hingga Februari 2021.
Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraaan cuaca melalui BMKG.
Sejumlah materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Banjir Kalsel: Lebih dari 3.000 rumah terendam banjir di Kabupaten Balangan
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838