Ungkap Masih Berduka, Miftah: Organisatoris Tetap Berjalan
"Untuk saat ini kita masih menunggu pengumuman struktur kepengurusan DPP pasca muktamar. Setelah itu, Insyallah proses Plt juga akan berjalan, Plt bis
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPW PPP Kalbar, Miftah mengungkapkan, walaupun pihaknya masih berduka, namun organisatoris harus tetap berjalan.
"Memang kita berbelasungkawa sekaligus memang dalam situasi DPW PPP Kalbar masih berduka, terkait masalah Plt kita serahkan kepada DPP dalam hal ini koordinator Kalbar, kita koordinasikan dengan beliau sebagai koordinator Kalbar dan Kalteng, H Asmadi Usman sekaligus kita akan rapatkan dengan pengurus harian yang ada di DPW PPP Kalbar," katanya, Selasa 19 Januari 2021.
"Roda berpartai kita tetap berjalan seperti biasa walaupun kita dalam situasi berduka, namun secara organisatoris partai tetap berjalan seperti sedia kala," tambahnya.
Namun, kata Miftah, pihaknya tentu tetap menunggu struktur kepengurusan DPP PPP yang baru.
Baca juga: Miftah Harap Ada Putra Kalbar Masuk Kepengurusan DPP PPP
"Untuk saat ini kita masih menunggu pengumuman struktur kepengurusan DPP pasca muktamar. Setelah itu, Insyallah proses Plt juga akan berjalan, Plt bisa dari pengurus harian di DPW maupun DPP, kita serahkan semua pada mekanisme partai," jelasnya.
"Kita mohon dukungan masyarakat Kalbar PPP tetap eksis dan PPP tetap maju, serta bisa berkembang dan besar dikemudian hari," terangnya.
Lebih lanjut, Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini berharap agar Plt nantinya dapat mensukseskan pelaksanaan muswil.
"Muswil memang pasca muktamar, periode kepengurusan yang lalu berakhir pada bulan april, maka kemungkinkan muswil dilaksanakan pada bulan mei. Kalau bulan mei dilaksanakan maka Plt akan ditunjuk sebelum muswil, karena Plt bagaimana bisa mampu mengarahkan dan mensukseskan agenda besar di Kalbar yakni Muswil," bebernya.
Dalam muswil tersebut, yang satu diantara agenda pemilihan ketua dikatakannya semua kader mempunyai peluang.
"Kalau bagi saya siapapun bisa jadi ketua, karena setiap kader partai berpotensi dan punya kesempatan berkompetisi maju sebagai ketua partai. Semua kembali pada mekanisme pemilihan. Syarat khusus di PPP yang pasti Islam, akhlakul karimah, berpengalaman diorganisasi, dan sebagai pengurus partai punya loyalitas untuk besar dan tumbuh kembangnya partai itu sendiri," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/miftah-yang-juga-wakil-ketua-dpw-ppp-kalbar-saat-foto-bersama-maimun-zubair.jpg)