NIAT Sholat Tahajud Sendirian & Bacaan Doa Sholat Tahajud Arab Latin dan Artinya | Niat Sholat Hajat
Berikut penjelasan lengkap terkait niat sholat tahajud sendirian dan juga bacaan doa Sholat Tahajud Arab Latin dan artinya tersebut kami rangkum dari
Dirangkum dari berbagai sumber khususnya Rumaysho, berikut beberapa keutamaan Sholat Tahajud :
- Ketuamaan Sholat Tahajud yang Pertama:
Shalat tahajud adalah sifat orang bertakwa dan calon penghuni surga.
Hal ini sebagaimana keterangan dalam Alquran sebaimana Firman Allah Ta’ala yang berbunyi:
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (15) آَخِذِينَ مَا آَتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ (16) كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (17) وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (18)
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz Dzariyat: 15-18).
Baca juga: BACAAN Niat Sholat Tahajud Lengkap Doa dan Zikir Serta Keutamaanya
- Ketuamaan Sholat Tahajud Kedua:
Menjadi pembeda .
Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam Alquran yang berbunyi :
أَمْ مَنْ هُوَ قَانِتٌ آَنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآَخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
Artinya: “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. ” (QS. Az Zumar: 9).
- Ketuamaan Sholat Tahajud Ketiga:
Shalat tahajud adalah sebaik-baik shalat sunnah.
Keterangan mengenai hal ini ada di hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ