KUNCI JAWABAN Tema 6 Kelas 5 Halaman 94 95 96 97 98 99 Materi Soal Perpindahan Kalor di Sektiar Kita

Beriku Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3 halaman 94-99...

Penulis: Madrosid | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi - Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut ini adalah pembahasan soal latihan bagi Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 pada pembelajaran 3.

Pembahasan soal dalam artikel ini untuk menambah referensi belajar di rumah. 

Diketahui pada tema 5 memiliki judul Panas dan Perpindahannya sedangkan yang jadi pembahan pada kunci jawaban kali ini adalah pada Subtema 2 yakni Perpindahan Kalor di Sektiar Kita.

Kunci jawaban ini hanya sebagai panduan semata bagi siswa dan orang tua dalam mengoreksi hasil belajar anak selama belajar dari rumah.

Artikel ini merupakan rangkuman yang dibuat secara berkelanjutan dalam rangka mendukung program belajar dari rumah selama masa pandemi covid-19, dikutip dari buku guru dan siswa serta sumber lain seperti administrasingajar.blogspot.com.

Beriku Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3 halaman 94-99:

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 76 77 78 79 80 81 Tematik SD Subtema 2 Pengalamanku di Sekolah

Bacalah teks beriktu secara seksama

Kehidupan Nelayan Pemburu Paus

Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan mereka. Laut adalah ibu yang memberikan kehidupan sejak zaman nenek moyang mereka.  Dari hasil laut, masyarakat di desa ini telah berhasil mengirimkan anak-anak mereka untuk bersekolah dan pada akhirnya bekerja.

Masyarakat nelayan di desa Lamalera, memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh nenek moyang mereka.  Tidak sembarang paus yang mereka buru, hanya paus yang sudah tua saja yang mereka buru. Jika mereka menemukan paus muda, masyarakat nelayan di desa ini akan mengembalikannya ke laut lepas. Mereka pun bersepakat secara adat bahwa dalam setahun, tidak boleh lebih dari 15 paus yang mereka buru. Dengan demikian, mereka tetap menjaga agar paus tidak punah.
Untuk berburu paus, para nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit. Ada beberapa orang yang senantiasa berada di bukit itu untuk memantau, sambil melakukan kegiatan lainnya seperti memperbaiki jala, menganyam atap perahu dari daun lontar, memasak, atau membaca buku.  Jika mereka melihat paus, mereka akan berteriak “baleo” yang berarti paus.  Teriakan itu, membuat para nelayan yang berada di bibir pantai segera bersiap melaut.  Mereka akan mengirimkan sebuah perahu untuk mengamati jenis dan umur paus. Jika mereka melihat paus itu layak ditangkap, mereka akan akan memanggil perahu-perahu lain untuk mendekat.

Daging dan minyak paus yang berhasil ditangkap kemudian akan dibagi ke seluruh warga desa. Pembagian diutamakan bagi janda dan yatim piatu, baru kemudian kepada penangkap paus, pemilik perahu, lalu kepada masyarakat lainnya. Daging dan ikan paus ini dapat ditukar dengan jagung, umbi-umbian, buah-buahan,  dan sayuran dari masyarakat pegunungan.  Kegiatan barter ini dilakukan di Pasar Wulandoni, sekitar 3 km dari Lamalera.
(penulis : Kornelis Kewa Ama, Kompas, 4 maret 2017, dengan penyesuaian)

Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 6 Kelas 5 Halaman 39 40 41 42 43 44 45 46 Jawaban Tema 6 Subtema 1 Suhu dan Kalor

=== Kunci Jawaban Halaman 94 ===

Ayo Menulis

Temukanlah pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf pada bacaan di atas dengan melakukan kegiatan berikut ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved