Tensi Darah Tinggi, Bupati Erlina Gagal Terima Suntik Vaksin Sinovac

Sayang sekali, saat dilakukan skrining kesehatan, tensi darah Bupati Erlina tinggi, mengakibatkan tidak bisanya dilakukan tahapan selanjutnya (Vaksina

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah, gelar vaksinasi Sinovac perdana untuk tahap pertama termin pertama.

Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 ini penting, dalam rangka untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga Mempawah.

Kegiatan tersebut dilakukan di Aula Balairung Kantor Bupati Kabupaten Mempawah dan ditayangkan secara live vicon, Senin 18 Januari 2021 pagi.

Direncanakan sebelumnya, Bupati Mempawah Erlina yang akan pertama kali mendapatkan suntik Vaksin Sinovac.

Sayang sekali, saat dilakukan skrining kesehatan, tensi darah Bupati Erlina tinggi, mengakibatkan tidak bisanya dilakukan tahapan selanjutnya (Vaksinasi).

Baca juga: Tidak Semua Orang Bisa Disuntik Vaksin Sinovac, Ini Penjelasan Kadiskes Mempawah

Dalam hal ini, Bupati Erlina mengatakan sekitar beberapa kali melakukan pemeriksaan tensi darah, tetapi hasilnya tetap saja tensi darahnya tinggi.

"Ada sekitar lima kali tadi tensi darah saya diperiksa, tapi hasilnya tetap saja tinggi," ujarnya kepada awak media.

Dengan itu, kata Bupati Erlina, dirinya diminta tim medis untuk istirahat beberapa menit untuk diperiksa lagi nantinya.

"Ya, dari tim medis disuruh istirahat dulu sekitar 5-20 menit sebelum di cek kembali, tapi ya itu hasilnya masih tensi darah saya tetap tinggi," ujarnya lagi.

Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina.
Bupati Mempawah, Erlina. (TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN)

Bupati Erlina mengatakan, mungkin hari ini dirinya tidak bisa mendapatkan suntik vaksin, dan akan mencobanya lagi dalam waktu dekat.

"InsyaAllah dalam waktu 2-3 hari ini akan dicoba pemeriksaan untuk lakukan suntik vaksin lagi," katanya.

Bupati Erlina mengatakan sebenarnya dalam hal ini, seluruh Forkompinda sudah siap di vaksin.

"Ya sama, pak Wabup, pak Sekda juga tidak bisa untuk di vaksin hari ini, karena sama tensi darahnya juga tinggi," bebernya.

Erlina mengungkapkan tensi darahnya tinggi bukan karena takut ataupun grogi untuk di vaksin.

Baca juga: Anggota DPRD Dukung Vaksinasi Sinovac di Mempawah

"Mengapa harus takut, kita sejak balita juga sudah di vaksin, kita tidak tau juga mengapa tensi bisa tinggi, pada intinya saya siap di vaksin!," tegasnya.

Erlina juga menghimbau kepada masyarakat jangan sampai takut untuk di vaksin, karena ini demi kebaikan bersama.

"Jangan takut di vaksin, program dari pemerintah pusat ini untuk menjaga rakyat Indonesia dari keterjangkitan Covid-19.

Saya sendiri, dua atau tiga hari ini akan melakukan pengecekan tensi darah lagi, semoga hasilnya bisa untuk dilakukan suntik vaksin Sinovac ini," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved