Bupati Kubu Raya Wacanakan Pemberian Vaksinasi pada Seluruh Kepala Desa

Mungkin setelah Nakes, yang kemudian diberikan kepada ASN ini juga kita berikan kepada Kepala-Kepala Desa

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muzammilul Abrori
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat pencanangan penyuntikan vaksinasi Covid-19 perdana di Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis 14 Januari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menargetkan, penyuntikan vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada pemimpin hingga tingkat desa.

Hal itupun disebutkannya bukan tanpa alasan. Sebab Muda menginginkan pemimpin dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Apalagi, Pro dan kontra terkait keamanan serta kehalalan vaksin Sinovac masih kerap terjadi dilingkungan masyarakat.

Untuk itu, dirinya berkomitmen untuk terus mengupayakn dalam berusaha membangun keyakinan publik, agar dapat mendukung program vaksinasi Covid-19 ini.

Baca juga: Awali Vaksinasi COVID 19 di Kubu Raya, Bupati Muda Terima Suntikan Vaksin Covid-19

"Nah saat ini, kita di Kubu Raya sedang berlangsung pendistribusian penyuntikan vaksinasi tahap pertama. Ini kita tujukan kepada pemimpin daerah, termasuk saya bersama istri. Kemudian diikuti Forkopimda lainnya, dan tenaga-tenaga kesehatan yang ada di Kubu Raya," ungkap Muda kepada Tribun, pada Minggu 17 Januari 2021.

"Kita juga menginginkan Pemimpin daerah sampai ke tingkat desa itu dapat menjadi contoh juga kepada masyarakat. Mungkin setelah Nakes, yang kemudian diberikan kepada ASN ini juga kita berikan kepada Kepala-Kepala Desa," lanjutnya.

Kemudian kata Muda juga, dirinya bersama istri yang telah menjadi orang pertama divaksinasi di Kubu Raya, juga dengan harapan memberikan keyakinan kepada masyarakat.

Sehingga masyarakat juga tidak muncul keraguan, dan tidak terjadi panik yang berlebihan.

"Yang kita kejar saat inikan solusi. Nah sekarang tinggal bagaimana menjawabnya saja. Sehingga masyarakat juga tidak timbul kesimpang siuran pendapat," katanya.

"Jadi ini sebetulnya kepong bakul dunia. Sebab ini bukan tentang masalah menyelamatkan diri sendiri, keluarga ataupun daerahnya saja. Melainkan ini menyelamatkan generasi, menyelamatkan bangsa kita," tegasnya.

Dan lebih jauh, Bupati itu meminta  masyarakat harus memahami pentingnya vaksin, guna menekan dampak kematian akibat penularan Covid-19.

“Jauhkan dari sikap paranoid berlebihan. Kalaupun masih ada keraguan, lebih bijak kita ikuti secara jernih perkembangannya dan jangan justru kita yang mempersulit pelaksanaan vaksinasi ini," tuturnya.

"Fokuskan pikiran terdalam kita untuk kebahagiaan keluarga, teman, dan semua warga. Kekuatan niat ikhtiar itu akan mampu membuat kita jauh lebih tenang, bersemangat, dan punya keyakinan hidup sehat dan bahagia bagi masa depan generasi republik ini, insya Allah," tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved