345 Orang Terima SK CPNS Formasi Provinsi, Sofyan Ani: Terbanyak dari Formasi Guru 174 Orang
Tak hanya itu saja Gubernur Sutarmidji menegur beberapa orang yang terlihat tidak paham dengan aba-aba ketika harus siap dan istirahat di tempat.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan kepada 345 orang SK CPNS Provinsi Kalbar Formasi tahun 2019.
Penyerahan SK Gubernur Kalbar dihadiri juga oleh Wagub Kalbar, H Ria Norsan dan Sekda Kalbar, AL- Leysandri yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin 18 Januari 2021.
Bahkan saat penyerahan SK CPNS Gubernur Sutarmidji sempat memeriksa kerapian para CPNS yang hadir dan mengecek secara dekat.
Tak hanya itu saja Gubernur Sutarmidji menegur beberapa orang yang terlihat tidak paham dengan aba-aba ketika harus siap dan istirahat di tempat.
Baca juga: Babinsa Jajaran Kodim-1205/Sintang Dibekali Pembuatan Pupuk Organik
Sutarmidji menekankan bahwa kerapian dan disipillin harus ditanamkan dari diri ASN dan bisa memberikan contoh yang baik bagi orang lain.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar, Sofyan Ani menjelaskan bahwa karena adanya pandemi COVID-19 acara penyerahan SK dilakukan secara langsung diwakili oleh beberapa orang dan sisanya mengikuti secara virtual.
“Total 345 orang yang dibagikan SK CPNS untuk formasi Provinsi. Jadi tadi ada yang menerima di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, sisanya secara virtual karena mengingat ada pandemi COVID-19,” ujarnya.
Adapun total CPNS Formasi Provinsi yang menerima SK Guberur Kalbar sebanyak 345 orang yang terbagi dari beberapa formasi.
“345 orang itu terbagi lagi untuk formasi guru sebanyak 174 orang, Formasi Tenaga Kesehatan 57 orang, Formasi Tenaga Teknis sebanyak 114 orang,” jelasnya.
Sebelumnya , ia mengatakan bahwa ada empat CPNS yang telah mengundurkan diri dari Formasi guru 3 orang dan 1 orang apoteker.
Ia mengatakan terhadap empat orang yang telah mengundurkan diri dari formasi guru dengan alasan tempt tugas yang jauh yang tersebar di beberapa daerah yang sulit dijangkau.
“Empat orang sudah mengundurkan diri merupakan guru, alasannya karena tempat tugas yang jauh tapi posisi ini sudah diganti dengan peserta yang dibawahnya pada rangking dua,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa tahun ini Pemprov Kalbar kembali akan membuka pendaftaran PPPK dengan kuota yang paling banyak untuk formasi guru dan Pendaftaran CPNS untuk beberapa Formasi, kecuali guru karena guru hanya dibuka untuk pendaftaran PPPK saja untuk tahun ini.
Satu diantara CPNS Formasi Provinsi 2019 yang telah menerima SK yakni Rio Fiorido (21) asal Pontianak.
Ia mengatakan bahwa apa yang menjadi pesan Gubernur Kalbar pada saat pelantikan terkait ASN harus menjadi orang yang disiplin apa lagi yang ditugaskan di bidang pelayanan.
“Saya siap belajar dan saya ditempatkan di Diskominfo Provinsi, tapi saya belum tau ditugaskan dibagian mana karena saya belum masuk,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa ini sudah kali ketiga dirinya mendaftar sebagai CPNS, namun dua kali sebelumnya belum berbuah manis sampai akhirnya ketika pendaftaran ketiga kalinya membuahkan hasil dirinya dinyatakan lulus. (*)