Tularkan Semangat Lewat Kompetisi, Very Bounce Garap Kompetisi Barber Nasional

Barberman satu ini memang kerap mengukir prestasi yang membanggakan, tak heran jika kini ia tengah menargetkan kompetisi tingkat dunia.

TRIBUNPONTIANAK
Barberman, Very Bounce (kanan). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Nama Very Bounce, mungkin tidak asing lagi ditelinga kita. Sosok yang terkenal dengan gaya Hip Hop ini tengah menyelami dunia Barber yang berhasil mengharumkan namanya ke kancah Internasional.

Barberman satu ini memang kerap mengukir prestasi yang membanggakan, tak heran jika kini ia tengah menargetkan kompetisi tingkat dunia.

Nama Very Bounce pernah masuk dalam kompetisi Grand Wahl Barber Battle Asia Selatan 2018 dan berhasil meraih juara pertama mewakili Indonesia dalam kategori Hair Tatto dan Grand Champion.

Ketika hadir dalam Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) ia menuturkan jika dirinya memang haus akan kompetisi karena lewat kompetisi lah ia dapat mengukur kemampuannya.

Baca juga: Barberman, Very Bounce Motivasi Anak Muda Kalbar untuk Lebih Antusias

Ia selalu mensupport anak-anak kalbar untuk terus maju di dunia Barber, dan berharap semoga anak-anak Kalbar semangat serta mau mencoba.

Dan kini ia sedang mengerjakan kompetisi barber tingkat nasional. Kompetisi yang bertujuan untuk menggali potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak muda Indonesia ini telah berjalan 3 sampai 4 tahunan, dengan nama Bellagio Barber Beattle.

Ia menceritakan jika event tersebut berawal dari tawaran Brand ternama Indonesia, yakni Bellagio yang ingin menjadikannya Brand Ambassador. Dan melihat potensi yang ada, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuat event yang diharapkan dapat menjadi wadah masyarakat untuk dapat menyalurkan bakat di bidang Barber.

"Bellagio ingin ambil saya jadi Brand Ambassador (BA) saya minta dibuatkan event. Saya mau jadi BA asalkan dibuatkan event", ujarnya dalan Triponcast edisi Bebincang Gaya Hidup, Senin 11 Januari 2020.

Menurutnya, kompetisi ini akan diselenggarakan pada Maret nanti jika keadaan telah memungkinkan.

"Di tahun 2019 saya tidak melibatkan Pontianak, karena anak Pontianak tidak terlalu antusias. Akhirnya ditahun 2020 dibulan Maret saya buat di Pontianak dan sudah dapat pemenang dan akan lanjut ke Malang, tiba-tiba pandemi datang sehingga batal. Oleh karena itu, jangan sampai ini berhenti, karena saya ingin menunjukan bahwa anak pontianak bisa maju lagi," ungkapnya optimis.

Untuk tau cerita lengkapnya dapat saksikan Triponcast edisi Bebincang Gaya Hidup yang tayang Senin, 11 Januari 2020 di Facebook Tribun Pontianak Interaktif dan YouTube Tribun Pontianak. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved