Sriwijaya Air Jatuh

Sriwijaya Air Jatuh, Ketua Komisi V DPR RI Sampaikan Rasa Duka, Minta Masyarakat Percayakan KNKT

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini pun mengimbau agar seluruh pihak dapat menahan diri sambil menunggu keterangan resmi dari KNKT.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA/Najib
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Lasarus saat bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menghaturkan rasa bela sungkawanya terhadap kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini pun mengimbau agar seluruh pihak dapat menahan diri sambil menunggu keterangan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Tentu sebagai Ketua Komisi V saya mengucapkan berbelasungkawa yang mendalam. Kita berserah penuh dulu pada KNKT untuk mengetahui apa penyebab kecelakaan ini," katanya, Minggu 10 Januari 2021 ditemui usai pelaksanaan Hut ke-48 PDIP di Jalan Ahmad Yani, Kubu Raya.

"Saya mengimbau agar semua pihak tidak berspekulasi, lakukan penilaian yang tidak berangkat dari bukti dan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan. Kasian nanti nanti keluarga korban," tambahnya.

Baca juga: Adik Ketua Yayasan Ponpes Darusallam Penumpang Sriwijaya SJ 182, Sempat Berencana Pulang 5 Januari

Termasuk pemerintah, lanjut anggota DPR RI tiga periode ini, diharapkannya jangan sampai memberikan informasi yang sampai membuat masyarakat bingung.

"Kita serahkan semuanya ke KNKT, sampai nanti KNKT membuat kesimpulan setelah KNKT melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pesawat ini, cuaca yang ada tentu bekerjasama dengan BMKG," tuturnya.

"Saya juga berharap pemerintah tidak masing-masing memberikan keterangan sesuai versinya masing-masing supaya masyarakat tidak dibuat bingung penyebab dari kecelakaan pesawat ini," timpal Lasarus.

Lebih lanjut, ia juga berharap crisis center yang dibuat dapat memberikan informasi yang akurat.

"Kita berharap crisis center yang dibangun pemerintah betul-betul bisa ditangani dengan baik dan memberikan informasi yang akurat terhadap masyarakat terutama keluarga korban," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved