Breaking News:

Kampanye di Perpanjang, PEMIRAMA IAIN Pontianak di Undur

Pertemuan tersebut dilangsungkan, di Sekretariat KPRM dan PANWASRAM IAIN PONTIANAK, dan dihadiri oleh tim sukses dari paslon 1 dan 3, karena tim sukse

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
KPRM, dan Panwasram, IAIN Pontianak, mengadakan rapat sekaligus pertemuan dengan Tim sukses dari setiap paslon PEMIRAMA IAIN 2020, Minggu 3 Januari 2021, sekira pukul 11.15 WIB. 

Citizen Reporter

Aza Fatin

KPRM IAIN Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM), dan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Mahasiswa (Panwasram), Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Pontianak, mengadakan rapat sekaligus pertemuan dengan Tim sukses dari setiap paslon PEMIRAMA IAIN 2020, Minggu 3 Januari 2021, sekira pukul 11.15 WIB.

Pertemuan tersebut dilangsungkan, di Sekretariat KPRM dan PANWASRAM IAIN PONTIANAK, dan dihadiri oleh tim sukses dari paslon 1 dan 3, karena tim sukses paslon 2 berhalangan hadir.

KPRM mengadakan rapat tersebut membahas ada beberapa perubahan sekejul, karena pihak lembaga ingin menghadiri langsung PEMIRAMA tersebut dan yang bersangkutan sedang berada diluar kota.

Sehingga PEMIRAMA tersebut diundur tanggal 4-12 Januari 2021, agar tidak terjadi kesalahpahaman dari tim sukses dengan KPRM sehingga mengadakan pertemuan tersebut.

Baca juga: PKBHF IAIN Pontianak Berhasil Menang Sebagai Posbakum di PA Sungai Raya

“Kami dari KPRM memohon maaf atas pengunduran waktu ini, mungkin kawan-kawan sudah maksimal melakukan kampanye menuju hari H, sehingga membuat kawan-kawan kecewa,” tutur Muhaimin selaku Ketua Panitia.

Ketua Senat Mahasiswa IAIN Pontianak, Muhammad Zainal Bahri, menjelaskan bahwa inilah alasan kenapa sekejul awal tidak disebar.

“Ya, karena hal yang seperti ini dikhawatirkan terjadi, semoga tidak ada pengunduran waktu lagi sehingga menguras tenaga kerja kawan-kawan,” terang Bahri.

Bahri juga menjelaskan masalah waktu adalah kendala utama yang dirasakan oleh KPRM.

Menurutnya juga, kendala seperti ini akan mengakibatkan pada proses yang seharusnya diselesaikan, dengan waktu yang ditetapkan KPRM malah mengalami pengunduran waktu yang tidak terduga.

"Maka dari itu KPRM memperpanjang kampanye. Namun tetap saja PANWASRAM mengawal hal itu dengan melakukan pengawasan pada setiap paslon yang kampanye," pungkas Bahri. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved