Disdikbud Kabupaten Kapuas Hulu Tunda Pembelajaran Tatap Muka

"Semoga pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan di sekolah kembali. Karena sudah cukup lama siswa atau peserta pendidikan tidak melaksanakan pembe

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Berdasarkan surat edaran Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, menunda kembali proses pembelajaran tetap muka, pada 4 Januari 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu telah mengeluarkan surat edaran kembali menunda pembelajaran tatap muka tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyatakan, rencana 4 Januari 2021 akan dilakukan pembelajaran tatap muka, harus terpaksa ditunda kembali.

"Hal tersebut dikarenakan masalah penyebaran Covid-19 di Kalbar masih tinggi," ujarnya, Minggu 3 Januari 2021.

Terkait kapan akan melaksanakan pembelajaran tatap muka, Petrus Kusnadi menjelaskan tatap menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Kalbar.

Baca juga: NASIB Guru yang Telah PNS Usai Pemerintah Hentikan Angkat CPNS Formasi 2021 dan Hanya Jalur PPPK

"Kalau saat ini Kapuas Hulu resiko rendah dalam penyebaran Covid-19," ucapnya.

Petrus Kusnadi memastikan proses pembelajaran tetap muka di sekolah tingkat TK, SD dan SMP masih ditunda sementara.

"Semoga pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan di sekolah kembali. Karena sudah cukup lama siswa atau peserta pendidikan tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujarnya.

Berita sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu akan melaksanakan pembelajaran tatap muka, dan semua sekolah dan orang tua sudah siap, dengan menaati semua protokol kesehatan.

Plt Kepala Sekolah SDN 02 Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan, Mu'min menyatakan kalau pihaknya telah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, untuk menunda kembali proses pembelajaran tatap muka.

"Pada dasarnya kita sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, tapi apa boleh buat menunda kembali proses pembelajaran tatap muka, dan harus kita jalankan semua perintah dari lewat surat edaran dikeluarkan oleh pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: Kasus Kejahatan 2020 di Kapuas Hulu, Judi dan Pencabulan Anak Bawah Umur Meningkat

Salah satu orang tua siswa SDN Putussibau Selatan, Iwan menyayangkan pemerintah kembali menunda pembelajaran tatap muka.

"Tapi kalau memang sudah diatur oleh Pemerintah, kami sebagai orang tua harus ikut semuanya, demi pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Iwan juga sangat berharap, pemerintah tidak terlalu lama menunda pembelajaran tatap muka, karena kasihan anak didik yang sudah lama tidak melakukan pembelajaran tatap muka.

"Kasihan anak-anak kami tidak mendapatkan pembelajaran tatap muka seperti biasanya," ungkapnya.

Seorang anak didik SMP di Putussibau Utara, Hendry mengakui sudah gembira rencana pemerintah membuka kembali pembelajaran tatap muka.

"Tapi akhirnya kembali ditunda, padahal kalau saya senang sekali melaksanakan pembelajaran tatap muka," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved