Breaking News:

Belajar Tatap Muka Di Mempawah Mulai 4 Januari, El Zuratnam: Sekolah Harus Patuhi Protokol Kesehatan

El Zuratnam mengatakan belajar tatap muka di Mempawah akan dimulai, namun tanggal 4 hingga 8 Januari 2021 akan ada tim yang memastikan kesiapannya.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, saat diwawancarai di ruang Kerjanya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Menindaklanjuti SKB 4 Menteri, Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021, di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dan hasil musyawarah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dengan Koorwas, Pengawas Sekolah/satuan, Koorwil, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta arahan Bupati Mempawah.

Maka dalam menghadapi Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan pada tahun pelajaran 2020/2021 direncanakan dilaksanakan pada semester Genap awal Januari.

Hal itu ditanggapi oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, El Zuratnam.

Baca juga: Danrem 121/ Abw Brigjen TNI  Ronny Buka Turnamen Tenis Lapangan Danrem Cup 2021 di Sanggau

El Zuratnam mengatakan, pada dasarnya pihak sekolah SD, SMP mendukung rencana pembelajaran di awal semester 2 tahun 2020/2021.

"Sebagian dari Lembaga Pendidikan Non Formal PAUD (TK, KB, SPS, TPA, PKBM) juga siap mendukung rencana pembelajaran di awal semester 2 tahun 2020/2021," ujar El Zuratman kepada Tribun, Minggu 3 Januari 2021.

Sebelum memulai sekolah tatap muka, El Zuratman mengatakan semua hal tentang protokol kesehatan harus tetap ditaati dan disediakan.

"Pada umumnya satuan pendidikan sudah mempunyai sarana protokol kesehatan, seperti thermogun, alat kebersihan/disinfektan (cairan/handsprayer), masker, alat cuci tangan, tetapi belum pada kondisi ideal," bebernya.

El Zuratnam juga mengatakan, sebelum tatap muka pembelajaran dilaksanakan, mulai tanggal 4-8 Januari 2021 akan ada tim Koordinator Wilayah, Pengawas Sekolah/Satuan, Penilik Sekolah, melakukan cross check/pemeriksaan silang, untuk dapat melakukan kunjungan ke satuan pendidikan di wilayah masing-masing.

"Hal ini dalam rangka melakukan pemeriksaan silang ketersediaan, dan kelengkapan protokol kesehatan yang dimiliki sekolah yang telah dituangkan di daftar periksa," katanya lagi.

El Zuratnam juga mengatakan, hasil pemeriksaan silang di lapangan akan dihimpun menjadi bahan kajian untuk pemberian izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Sambil melihat perkembangan dari pandemi Covid-19, dan akan dilaporkan ke Bupati Mempawah untuk mendapatkan izin pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved