Breaking News:

Tujuh Bupati dan Wakil Bupati Hasil Pilkada 2020 di Kalbar, Siapa Saja?

Walaupun memang untuk penetapannya sebagai Bupati-Wakil Bupati terpilih masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK).

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
kpu.go.id
LINK UPDATE Real Count Pilkada Serentak 2020 di 270 Daerah Indonesia - Login Pilkada2020.kpu.go.id 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berdasarkan rapat pleno terbuka penetapan suara terbanyak atau tertinggi pada pilkada tujuh kabupaten di Kalbar, sudah diketahui para paslon yang akan memimpin didaerah masing-masing.

Walaupun memang untuk penetapannya sebagai Bupati-Wakil Bupati terpilih masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK).

Seperti diketahui, ada tujuh dari 14 Kabupaten yang menyelenggarakan pilkada di Kalbar, ketujuh daerah itu ialah Sambas, Bengkayang, Ketapang, Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu dan Melawi.

Untuk di Sambas yang meraih suara tertinggi ialah Satono-Fahrurrofi. Satono sendiri merupakan kader Gerindra sementara Fahrurrofi kader PAN.

Baca juga: Zulfydar Bersyukur PAN Unggul di Pilkada 2020, Sebut Sosok Ini Jadi Kunci

Kemudian Bengkayang, yang meraih suara tertinggi ialah Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal.

Sebastianus Darwis yang awalnya merupakan kader PDI Perjuangan memilih masuk ke Partai Gerindra setelah partai berlambang moncong putih tidak mengusungnya, ia didampingi oleh Syamsul Rizal yang merupakan kader Golkar.

Untuk Ketapang, yang menjadi peraih suara tertinggi ialah Martin Rantan-Farhan, Martin Rantan merupakan kader Golkar dan Farhan mantan Sekdanya diera periode pertama masuk ke Partai Hanura.

Di Sintang, peraih suara tertinggi ialah petahana Jarot Winarno yang diperiode kedua didampingi Yosef Sudiyanto. 

Jarot sendiri merupakan kader dari Partai NasDem, sementara Yosef Sudiyanto belum diketahui kader partai mana karena sebelumnya seorang ASN dan menjabat sebagai satu diantara kepala dinas diera periode pertama Jarot.

Sementara Sekadau, yang ditetapkan peraih suara tertinggi ialah Aron-Subandrio. Aron sendiri kader Partai Demokrat dan Subandrio kader NasDem. 

Walaupun memang untuk Sekadau masih terjadi proses pengajuan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh petahana yang dikalahkan Aron-Subandrio.

Kapuas Hulu yang meraih suara tertinggi ialah Fransiskus Diaan-Wahyudi Hidayat. Fransiskus Diaan merupakan kader PDI Perjuangan dan Wahyudi Hidayat kader PAN.

Terakhir, Melawi yang meraih suara tertinggi ialah Dadi Sunarya Usfa Y-Kluisen. Dadi merupakan kader PAN dan Kluisen merupakan kader PDI Perjuangan.

Baca juga: Sepanjang 2020 Tujuh Nyawa Warga Sintang Melayang di Sungai, Kasus Terakhir Belum Diketemukan

Sebelumnya, Divisi Hukum KPU Kalbar, Mujiyo menjelaskan jika untuk daerah yang tidak ada gugatan akan bisa melakukan penetapan menunggi BPRK.

"Kalau untuk bagi daerah yang tidak terdapat sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) maka proses penetapannya adalah menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK), lima hari setelah dikeluarkan BRPK baru kemudian KPU Kabupaten tidak ada sengketa bisa menetapkan calon," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved