Bupati Jarot Dukung Warga Blokir Jalan Pararel Perbatasan di Sintang

"Saya mendukung, jalan pararel perbatasan itu kan fasilitas umum, dibangun oleh negara untuk masyarakat," kata Jarot

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sintang Jarot Winarno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku mendukung upaya masyarakat memblokir jalan pararel perbatasan, tepatnya di jembatan sungai pisau beberapa waktu lalu.

"Pada prinsipya, diblokir saya setuju, karena memang jalannya sudah parah luar biasa. Saya mendukung, jalan pararel perbatasan itu kan fasilitas umum, dibangun oleh negara untuk masyarakat," kata Jarot, Senin 28 Desember 2020.

Pada 22-23 Desember kemarin, sejumlah warga di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, melakukan pemortalan jalan pararel perbatasan.

Pemblokiran jalan ini sebagai bentuk protes kepada pihak perusahaan.

Baca juga: Perusahaan Tak Kunjung Perbaiki Jalan, Warga Portal Jalan Pararel Perbatasan Ketungau Hulu Sintang

Pemagaran dilakukan oleh warga Desa Sungai Pisau.

Warga setempat memasang pagar di jembatan sungai pisau, jalan pararel perbatasan yang menuju ke arah Sungai Kelik.

Saat ini, portal sudah dibuka oleh masyarakat.

Menurut Jarot, jalan yang dibangun oleh negara, boleh digunakan untuk masyarakat dunia usaha, seperti perusahaan.

Namun, perusahaan harus berkontribusi merawatnya.

"Tolong sama-sama dirawat. Adalah kontribusi dari masyarakat dunia usaha untuk merawat jalan tersebut. Kalau sampai tiba waktunya, aktivitas masyarakat dunia usaha dengan alat transpotrasinya malah lebih memperparah keadaan jalan, ya kalau kepanjangan tangan bupati adalah camat, jajaran memblokir jalan itu, saya mendukung. Boleh dibuka asal memang ada kontribusi dari masyarakat dunia usaha untuk merawat jalan tadi bersama. Karena ini milik bersama," beber Jarot.

Jarot menegaskan akan mengevaluasi hasil dari pemblokiran jalan oleh masyarakat tersebut.

"Akan saya evaluasi, hasil pemblokiran ini, dan kemudian langsung keikutsertaan dari masyarakat dunia usaha merawat jalan tersebut seperti apa," jelasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved