Breaking News:

Pilkades Serentak Diwarnai Penyegelan Kantor Desa, Polres Melawi Selesaikan Dengan Mediasi

Menurut Arbain, pada saat proses pemungutan hingga selesai perhitungan suara tidak terjadi masalah di 3 TPS yang ada di Desa Suka Damai. Keseluruhan s

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Polres Melawi, bersama dengan PJ Kades Suka Damai, PPKD, petugas TPS dan perangkat menggelar pertemuan untuk penyelesaian penyegelan kantor desa bersama dengan Cakades berinisial Y. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Melawi, Kalbar, baru selesai digelar. Meski secara umum berjalan kondusif, namun ada sedikit persoalan di lapangan.

Seperti yang terjadi di Desa Suka Damai, Kecamatan Pinoh Utara. Simpatisan calon kades berinisial Y, menyegel kantor desa setempat karena kecewa terhadap hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Suka Damai.

"Para simpatisan tersebut menilai bahwa ada kecurangan yang dilakukan calon kades lainnya," kata Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Paur Subbag Humas, Birpka Arbain.

Penyegelan Kantor Desa Suka Damai, tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 23 Desember 2020 sekira pukul 09.00 wib yang diduga dilakukan oleh tim/simpatisan calon Kades berinisial Y. Kantor desa tersebut disegel dengan tali rapiah.

Baca juga: Istri Lawan Suami di Pilkades, Haerudin: Untuk Selamatkan Demokrasi Warga

Menurut Arbain, pada saat proses pemungutan hingga selesai perhitungan suara tidak terjadi masalah di 3 TPS yang ada di Desa Suka Damai. Keseluruhan saksi menandatangi hasil perhitungan suara di tiap TPS.

"Namun pada saat selesai rekapitulasi di tingkat desa yang dilaksanakan oleh PPKD, perwakilan dari Calon Kades nomor urut 1 menyampaikan bahwa dari pihaknya akan melakukan gugatan karena menganggap ada kecurangan dalam proses pelaksanaan Pilkades di Desa Suka Damai," ungkap Arbain.

Akan tetapi, dari hasil koordinasi dengan pihak Pj. Kepala Desa Suka Damai, Imam Mahmudi dan Ketua PPKD Suka Damai, Abdullah tidak ada satu pun gugatan yang dilaporkan ke pihak PPKD maupun Panwas Pilkades.

Lalu, pada Rabu malam, anggota Polres Melawi, bersama dengan PJ Kades Suka Damai, PPKD, petugas TPS dan perangkat menggelar pertemuan untuk penyelesaian penyegelan bersama dengan Cakades berinisial Y.

"Alasan dilakukan penyegelan Kantor Desa Suka Damai tersebut karena sebagai wujud kekecewaan terhadap hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Suka Damai. Namun, pada Rabu sore, segelnya sudah dibuka," ungkap Arbain.

Pada pertemuan itu disepakati, calon kades berinisial Y, tidak akan melakukan gugatan apapun terhadap hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Suka Damai dan menerima hasil pelaksanaan pemilihan kepala desa tersebut.

"Yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan penyegelan Kantor Desa dan Kantor BPD Desa Suka Damai, dan meminta maaf kepada seluruh warga desa," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved