Breaking News:

Pilkada 2020

Gugat Hasil Pilgub Kalsel 2020 ke MK, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto Jadi Pengacara

Denny Indrayana mengaku menolak hasil rekapitulasi suara tersebut. Ia akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Bambang Widjojanto (kanan) dan Denny Indrayana (kiri). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan hasil rekapitulasi suara pilkada dalam rapat pleno yang digelar Jumat (18/12/2020).

Dalam hasil rekapitulasi itu, pasangan calon (paslon) Sahbirin Noor-Muhidin unggul tipis dari Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Denny Indrayana mengaku menolak hasil rekapitulasi suara tersebut. Ia akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami menolak penetapan itu, karena pada dasarnya atau seharusnya penetapan itu dilakukan dengan cara-cara yang jujur dan adil," ujar Denny Indrayana saat dikonfirmasi, Jumat (18/12/2020) malam.

Baca juga: UPDATE HASIL Pilgub Kalsel 2020 - Data 8 Daerah 100%, Sahbirin vs Denny Hanya Selisih 0,4 Persen

Menurut Denny, banyak kecurangan dan pelanggaran yang terjadi sejak awal tahapan Pilkada Kalsel.

"Ini membuktikan prinsip-prinsip pemilu luber jujur dan adil itu tidak terpenuhi," tegasnya.

Denny mengaku telah menyiapkan tim hukum untuk memenangkan gugatan di MK. Ia telah berkoordinasi dengan sejumlah pengacara kondang.

Bahkan, Denny menyebut telah mendapat konfirmasi dari mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto.

"Akhirnya ini semua akan menjadi bahan di Mahkamah Konstitusi. Pengacara yang konfirmasi ke saya ada Bambang Widjojanto dan kawan-kawan serta ada juga mantan Jubir KPK," jelasnya.

Denny mengatakan, hasil rekapitulasi suara yang dilakukan KPU Kalsel belum final. Sebab, masih ada kesempatan bagi pasangan calon yang tak puas untuk menempuh jalaur hukum.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved