BAYRAKTAR TB2 Drone Turki Andalan Perang Armenia Azerbaijan | Diminati Ukraina, 'Ditakuti' Inggris
Lantas, apa keistimewaan drone tempur Turki yang telah terbukti di medan tempur alias Battle Proven tersebut? Selengkapnya di artikel ini
Penulis: Ishak | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bayraktar TB2 adalah satu di antara alat utama sistem persenjataan alias alutsista yang meraih popularitas di 2020 ini.
Pesawat tanpa awak alias unmanned aerial vehicle - UAV besutan Turki tersebut disebut-disebut menjadi bukti pesatnya perkembangan teknologi militer di negara yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan itu.
Dalam perang Armenia Azerbaijan di Nagorno-Karabakh yang menjadi palagan penting dalam konflik Azerbaijan Vs Armenia di era modern, Bayraktar TB2 dipercaya memainkan perang penting.
Terutama dalam memberikan superioritas udara bagi militer Azerbaijan dalam menghadapi militer Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh yang telah dipersengketakan sejak 1990-an silam tersebut.
Baca juga: AMERIKA Vs Turki Panas, Sanksi Dijatuhkan ke Negara Pimpinan Erdogan Gara-gara Rudal S-400 Rusia
Alhasil Armenia di bawah pimpinan Perdana Menteri Nikol Pashinyan pun harus menerima perjanjian gencatan senjata total yang oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev disebut sebagai kemenangan besar dan kemenangan bersejarah bagi bangsa Azeri tersebut.
Lantas, apa keistimewaan drone tempur Turki yang telah teruji di medan tempur alias Battle Proven tersebut?
Dikutip dari laman resmi Bayraktar,Bayraktar TB2 adalah UAV di kelas Medium Altitude Long Endurance (MALE).
Di mana di kelas ini Bayraktar TB2 bisa menjadi Kendaraan Udara Tak Berawak Taktis yang mampu melakukan Intelijen, Pengawasan dan Pengintaian (ISR) dan misi serangan bersenjata.
Dibekali suite avionik onboard dengan sistem avionik triple redundan mencakup unit yang memungkinkan taxi, take-off, landing dan cruise yang sepenuhnya otonom.
Baca juga: BABAK BARU Nagorno-Karabakh Usai Perang Armenia Azerbaijan Peran Rusia-Turki Hingga Solusi Tak Pasti
Bayraktar TB2 diklaim telah membuktikan keampuhannya dengan lebih dari 250.000 jam operasional penerbangan.
Sejak 2014 lalu, Bayraktar TB2 disebut telah sukses menjalankan misi di Angkatan Bersenjata Turki, Gendarmerie alias pasukan khusus Turki, dan Kepolisian Nasional Turki.
Saat ini, ada sekitar 110 platform Bayraktar TB2 yang dioperasikan di Turki.
Bayraktar TB2 memegang rekor dalam sejarah penerbangan Turki untuk ketahanan (dengan 27 jam 3 menit) dan untuk ketinggian (dengan 27.030 kaki).
Bayraktar TB2 juga merupakan pesawat pertama di kategorinya yang merupakan produksi dalam negeri Turki dan kini telah sukses diekspor ke luar negeri.
Baca juga: PERANG Armenia Azerbaijan Terkini, Kontak Tembak Nagorno-Karabakh Kembali Tewaskan Sejumlah Tentara
Berikut beberapa di antaranya kami rangkum dari laman BayraktarDefence Selasa 15 Desember 2020 :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bayraktar-tb2-drone-turki-andalan-perang-azerbaijan-armenia-diminati-ukraina-ditakuti-inggris.jpg)