Breaking News:

Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar Menuju Sistem Informasi Data Geospasial Tahun 2021

PPID Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Veronika mengatakan pada tahun 2021 Diskop UKM Provinsi Kalbar menuju data geospasial untuk mempermudah mengetahui

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama usai Diklat Sistem Informasi Geospasial Diskop UKM Provinsi Kalbar bekersa dengan Pusat Studi Pengembangan Informasi Geospasial (PSPIG) Universitas Tanjungpura belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar, terus melakukan inovasi dan pembenahan data agar semua data yang terkumpul dilapangan benar- benar valid dan mudah diakses. Sehingga bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan.

PPID Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Veronika mengatakan pada tahun 2021 Diskop UKM Provinsi Kalbar menuju data geospasial untuk mempermudah mengetahui informasi pemetaan sebaran Koperasi dan UMKM Se-Kalbar melalui peta Geospasial.

Adapun fungsi dari Sistem Informasi Geospasial (SIG) supaya masyarakat bisa mengakses data tersebut dan sebagai acuan dalam mengambil kebijakan oleh Kepala Dinas serta stake holder terkait agar lebih mudah melihat pemetaan sebaran Koperasi dan UMKM di Kalbar.

SIG sendiri adalah Gabungan data peta berkoordinat dan data statistik serta data pendukung lainnya yang memiliki koordinat lokasi.

“Diharapkan dengan SIG ini mudah melihat data dan mudah di akses melalui aplikasi yang ada. Dengan inilah akan memanfaatkan aplikasi berbasis android dan serupanya untuk melihat peta sebaran tersebut,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 13 Desember 2020.

Diskop UKM Kalbar sebelumnya sudah melaksanakan Diklat dan membentuk tim sebanyak enam orang untuk pelaksanaan program SIG.

Baca juga: Pelaku UMKM Kalbar Akui Sangat Terbantu dengan Adanya Program KKI Bank Indonesia 

“Enam orang ini sudah dilatih yang bekerjasama dengan Untan dan dilaksanakan langsung saat itu mulai dari teori dan praktek bagaimana menginput foto dan titik kordinatnya yang diambil kedalam aplikasi. Sehingga kapanpun bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Adapun Diklat yang telah dilaksanakan bekerjasama dengan Pusat Studi Pengembangan Informasi Geospasial Untan yg di pimpin Heri Priyanto. Kedepannya diharapkan pula Diskop UKM Kalbar bisa memulai suatu kegiatan dengan mengacu pada informasi dan teknologi.

“Fungsi informasi geopsasial ini sangat penting karena didalam data geospasial terdapat berbagai data yang bisa dipakai oleh pemangku kebijakan kepentingan untuk proses analisasi,” ujarnya.

Misalnya saja untuk pengambilan keputusan untuk letak suatu lokasi atau suatu objek bisa untuk berbagai macam keputusan karena banyak data tersebar didalamnya yang terintegrasi.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved