Breaking News:

P3A HMI Komisariat Syariah Follow Up Materi Wajib Mission HMI

Agustini selaku Kabid P3A mengatakan bahwa Continue Follup Materi Wajib (Mission) sudah kali ketiga untuk kader lama dan kali pertama untuk kader yang

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Pembinaan Anggota (P3A) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Pontianak, belum lama ini sukses menggelar Follow Up Materi Wajib 'Mission HmI' di Taman Rektorat IAIN Pontianak. 

Sufyana

Bendahara FKM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Pembinaan Anggota (P3A) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Pontianak, belum lama ini sukses menggelar Follow Up Materi Wajib 'Mission HmI' di Taman Rektorat IAIN Pontianak.

Agenda tersebut di moderatori oleh Melani Safitri dan Muhammad Nur Fajar Abdillah sebagai Pemateri.

Melani selaku moderator menuturkan bahwa pemateri menginginkan kader HMI yang Independen dan condong kepada kebenaran.

"Sesuai mission atau tujuan HmI sendiri ada pada Pasal 4 AD HMI yang berbunyi ‘Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yg di ridhoi Allah subhanahu wa ta'alla,” terangnya kepada Tribun.

Melani bersyukur diskusi berjalan lancar dan tanpa kendala.

“Alhamdulillaah diskusi berjalan dengan lancar, tidak ada hambatan yg berarti, ketika pemateri menyampaikan materi semuanya ikut menyimak, dan pada saat sesi tanya jawab forum sangat aktif, karena baik pemateri ataupun audiens sangat antusias berdiskusi," terangnya.

Baca juga: Polres Mempawah Berhasil Bekuk Penjual Narkoba di Mempawah Hilir

Agustini selaku Kabid P3A mengatakan bahwa Continue Follup Materi Wajib (Mission) sudah kali ketiga untuk kader lama dan kali pertama untuk kader yang baru masuk.

“Materi wajib dalam HMI itu ada 5 sebenarnya, dan Alhamdulillah ini udah masuk dalam diskusi yang ke 3 kalinya untuk materi mission, kenapa kita memilih materi mission, dan diskusi pertama bagi kader yang baru selesai melaksanakan LK-1,” tegasnya

Agustini menutur bahwa HMI bukanlah lembaga kuantitatif saja tetapi juga kualitatif sesuai 5 kualitas insan cita.

"Dengan harapan kawan-kawan yang baru selesai LK-1, mampu berinteraksi dalam kehidupan sosial dalam lingkup yang lebih luas lagi, tidak hanya di Kampus sebagai tempat semestinya Ia berada, akan tetapi pada realitas masyarakat, bangsa, dan umat pada umumnya," ujarnya.

"Maka pada hakikatnya HMI bukanlah organisasi massa dalam artian kuantitatif, sebaliknya HMI secara kualitatif merupakan lembaga pengabdian dan pengembangan ide, bakat dan potensi yang mendidik, memimpin dan membimbing untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara-cara perjuangan yang benar dan efektif sesuai dengan 5 kualitas insan cita," jelasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved