Breaking News:

Pilkada Sambas

Warga Resah Selebaran Gelap di Pilkada Sambas, Beredar di Jalan Raya dan Dekat TPS

Saya mendapati beberapa lembar di tepi jalan saat mau ke TPS, mungkin sudah dibaca orang lalu dibuang lagi ke jalan, soalnya sudah kumal,

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ WAWAN GUNAWAN
Selebaran yang dibagikan kepada warga. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS- Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas 2020 diwarnai aksi kampanye hitam, yang mana ada oknum menyebarkan selebaran tentang masing-masing paslon.

Konten selebaran tersebut, memuat tulisan tentang dugaan kasus korupsi yang ditudingkan kepada pasangan calon yang maju di pilkada Sambas.

Hal ini membuat bingung beberapa warga yang mendapati selebaran tersebut.

Satu di antaranya Zarian warga Semparuk mengatakan dirinya mendapati selebaran tersebut di jalan saat menuju TPS tempatnya memilih.

Baca juga: Warga Selakau Temukan Selebaran Gelap, Berikut Penuturan Amirudin

"Saya mendapati beberapa lembar di tepi jalan saat mau ke TPS, mungkin sudah dibaca orang lalu dibuang lagi ke jalan, soalnya sudah kumal," ungkapnya, Rabu 9 Desember 2020.

Dikatakan dia, hal ini tak mempengaruhi kebulatan tekadnya untuk memilih paslon bupati dan wakilnya.

"Kalau dari koran saya percaya, kalau dari selebaran gelap begini saya anggap ini sebagai usaha musuh mereka untuk menjatuhkan, ini tak mempengaruhi pilihan saya secara pribadi," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved