Kemenag Mempawah Sikapi Penyelenggaraan Pembelajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19

Menurutnya hal ini perlu dilaksanakan dalam rangka menghadapi kesiapan pelaksanaan pembelajaran pada setiap Satuan Pendidikan RA dan Madrasah di lingk

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Rudiansah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Rudiansah, mengingatkan seluruh satuan pendidikan RA dan Madrasah untuk melaksanakan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran akademik 2020/2021 di masa Pandemi Covid 19.

Menurutnya hal ini perlu dilaksanakan dalam rangka menghadapi kesiapan pelaksanaan pembelajaran pada setiap Satuan Pendidikan RA dan Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Mempawah.

"Dimana sampai saat ini belum diketahui kapan pandemi covid 19 berakhir," tegasnya, Kamis 3 November 2020.

Rudiansah juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi tanggungjawab pemerintah, satuan pendidikan serta stakeholder lainnya saat menghadapi kesiapan pembelajaran tahun akademik 2020/2021 sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Diantaranya, memastikan kesiapan satuan pendidikan untuk pembelajaran tatap muka dengan aman yaitu melakukan evaluasi terhada pengisian daftar periksa di EMIS.

Kenudian, enentukan pembukaan satuan pendidikan berdasarkan hasil evaluasi daftar periksa kesiapan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

Baca juga: Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bupati Erlina Serahkan Ribuan Bibit Ayam dan Burung Puyuh

Selanjutnya, berkoordinasi dengan gugus tugas dan dinas kesehatan, tentang percepatan penanganan covid 19.

Dan memberikan peningkatan kapasitas kepada pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, dan pendidik mengenai penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Selain itu dukungan psikososial, pemanfaat teknologi informasi dalam pembelajaran masih menjadi hal yang penting untuk dilakukan, mekanisme pembelajaran jarak jauh, dan penggunaan protokol kesehatan menjadi hal yang utama untuk dilaksanakan," jelas Rudi.

Rudi juga berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan semua masyarakat tidak terkecuali, untuk sama-sama mendukung pelaksanaan kesiapan pembelajaran 2020/2021 yang tidak lama lagi.

"Diharapkan semua dukungan yang ada menjadi penyemangat para siswa siswi untuk berjuang dalam meraih prestasi yang merupakann generasi penurus serta pejuang bangsa Indonesia yang akan datang," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved