Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 2021 Semakin Baik

Bukan tanpa alasan, menurut Midji berdasarkan data quarter-to-quarter (qtq) 2020 pada triwulan ke III menunjukan pertumbuhan positif (4,89 persen) dan

Penulis: Septi Dwisabrina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/SEPTI DWISABRINA
Gubernur Kalbar, H Sutarmidji saat kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Barat, Kamis 3 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengaku optimis prediksi pertumbuhan perekonomian Kalimantan Barat 2021 semakin baik.

Bukan tanpa alasan, menurut Midji berdasarkan data quarter-to-quarter (qtq) 2020 pada triwulan ke III menunjukan pertumbuhan positif (4,89 persen) dan akan berlanjut pada triwulan ke IV.

"Jadi pertumbuhan pada triwulan ke III sebenarnya positif dan nanti ke IV akan positif. Sehingga kumulatif dalam setahun nanti mudah-mudahan tidak jauh dari nasional," terangnya saat ditemui Tribun Pontianak, Kamis 3 Desember 2020.

"Dilihat dari belanja pemerintah dan sektor riil sudah bergerak. Tahun 2021 mendatang, Kalbar diperkirakan pertumbuhan ekonominya bisa di atas 5 persen dan saya yakin bisa," imbuhnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kalbar itu menuturkan sektor UMKM juga harus didorong agar dapat terus berkembang.

Bahkan, seiring akan dibukanya pintu ekspor melalui Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah. Tampilan perekonomian Kalbar juga menjadi lebih baik.

Baca juga: Gelar Pertemuan Tahunan, Bank Indonesia Ajak Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi

"Karena, angka ekspor kita akan semakin meningkat dan PDRB juga baik. Sehingga hitungan pertumbuhan ekonomi akan semakin baik," jelasnya.

Selain itu, Midji mengatakan anggaran belanja pemerintah lebih di fokuskan peningkatan sarana dan prasarana penunjang produksi serta efisiensi dari hasil pertanian dan lain sebagainya di Kalimantan barat.

Midji pun berharap berbagai sektor, seperti sektor perkebunan hingga pelaku UMKM di Kalimantan Barat dapat terus berinovasi.

Serta peran serta pemerintah mendorong sektor tersebut semakin inovatif dalam peningkatan pertumbuhan perekonomian di Kalbar.

Di sisi lain, Midji mengungkapkan berbagai kebijakan yang telah dilakukan Bank Indonesia (BI) meliputi pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM Kalbar dinilai sudah sangat baik.

"Terlihat UMKM di bawah binaan BI Kalbar ini, berbagai sektor sudah berkembang. Kemudian, inkubator bisnis BI harus terus dikembangkan dan sinergi dengan Pusat Sertifikasi Keahlian yang akan kita bangun di tahun 2021," tuturnya.

"Selanjutnya, pemberian reward kepada pelaku UMKM yang tingkatan produksinya semakin baik. Dengan peningkatan kualitas packaging produk," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved