Kecelakaan Maut di Beduai Sanggau, Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditempat
Akibatnya, Pengendara sepada motor terseret hingga sejauh sekitar 30 Meter dan posisi akhir kedua kendaraan serta pengendara sepeda motor jatuh ke jur
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kecelakaan lalu lintas antara mobil Mitsubishi Triton warna hitam yang dikemudikan SF dengan sepeda motor jenis Yamaha Zupiter MX King yang dikendarai MMA terjadi di Jalan Raya Beduai tepatnya di Dusun Tanjung Ungan, Desa Bereng Berkawat, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Senin 30 November 2020. Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP.
Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Anne Tria Sefyna menjelaskan kronologis kejadian yakni Pada Senin tanggal 30 November 2020 sekira pukul 07.30 Wib mobil Mitsubishi Triton warna hitam yang dikemudikan SF melaju dari arah Kecamatan Kembayan menuju ke arah Kecamatan Beduai dan pada saat tiba di TKP tepatnya di Jalan Raya Beduai, Dusun Tanjung Ungan, kendaraan Roda empat tersebut mengalami pecah ban dibagian depan sebelah kanan.
"Akibat pecah ban tersebut pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya, Sehingga menabrak kendaraan sepeda motor jenis Yamaha Zupiter MX King yang dikendarai MMA yang melaju dari arah berlawanan,"jelasnya.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan RE Martadinata Sanggau, Ini Imbauan Kasat Lantas
Akibatnya, Pengendara sepada motor terseret hingga sejauh sekitar 30 Meter dan posisi akhir kedua kendaraan serta pengendara sepeda motor jatuh ke jurang yang ada dibawah jembatan.
"Kondisi kedua kendaraan mengalami rusak berat dan pengendara sepeda motor, MMA meninggal dunia di TKP, "tuturnya.
"MMA mengalami lebam dibagian kepala sebelah belakang hingga leher, keluar darah di kedua lubang hidung yang menandakan pada dasar tulang tengkorak yang diduga kematian, paha bagian kanan patah, kaki bagian betis sebelah kanan remuk, paha sebelah kiri luka robek, dada keduanya memar yang mengakibatkan korban Meninggal Dunia (MD),"tambahnya.
Kemudian, Penumpang mobil Triton, EB mengalami memar dibagian kepala dan lecet dibagian kaki sebelah kiri dan MRA mengalami memar bagian kepala dan telinga sebelah kanan serta robek pada bagian dagu.
"Kedua korban EB dan MRA masih dirawat di Puskesmas Beduai. dan menurut petugas medis kedua korban belum boleh keluar dikarenakan masih menunggu sekitar pukul 16.00 Wib untuk memastikan apakah ada efek yang disebabkan benturan dibagian kepala tersebut,"ujarnya.
Setelah mendapatkan penanganan dari petugas medis korban MMA yang meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Duka (Kediaman Orang Tuanya) di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam. (*)