Edukasi Masyarakat, BBPOM Pontianak Ingatkan Pentingnya Membaca Label Obat-obatan
Kepala Bidang Informasi Balai Besar Pom Pontianak, Marry Oktovina mengatakan dengan membaca label,
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Zulkifli
laporan wartawan Tribun Pontianak Rizki Kurnia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Balai Besar POM Pontianak bersama Anggota Komisi IX DPR RI Alifuddin gelar sosialisasi dan edukasi kepada sejumlah masyarakat Kota Singkawang di Aula Rumah Adat Melayu, Singkawang, Kalbar pada Sabtu 29 November 2020 sore.
Kegiatan yang bertemakan 'Satu tindakan untuk masa depan, baca label sebelum membeli' ini membahas pentingnya membaca label yang tertera pada kemasan obat-obatan yang beredar di pasaran sebelum menggunakannya.
Kepala Bidang Informasi Balai Besar Pom Pontianak, Marry Oktovina mengatakan dengan membaca label, masyarakat akan tahu apakah obat yang hendak dibeli sudah terdaftar atau tidak di BPOM.
"Kalau sudah terdaftar kan bisa dipastikan keamanannya dan mutunya, sehingga lebih menjaga masyarakat untuk mempergunakan dengan aman," kata Marry kepada awak media seusai sosialisasi, Sabtu 28 November 2020.
Baca juga: Singkawang Diguyur Hujan, Ini Imbauan Kasat Lantas Pada Pengendara
Dirinya yang juga berperan sebagai narasumber pada kegiatan ini memaparkan berberapa perihal penting cara memilih obat dan makanan yang aman, seperti pengecekan kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa.
"Tadi kami juga sudah terapkan kepada peserta untuk mencoba mengunduh aplikasi BPOM Mobile yang berguna untuk mengecek nomor registrasinya," katanya.
Merry mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membeli dan menggunakan obat yang beredar.
Pertama, kata dia, masyarakat jangan mudah tergoda dengan iklan, kemudian masyarakat harus pastikan obat itu sudah terdaftar di Badan POM.
Apabila masyarakat ragu dengan obat yang hendak dibeli, masyarakat bisa bertanya kepada BBPOM Pontianak melalui akses layanan informasi di whatsApp maupun Medos BBPOM Pontianak lainnya.
"Teliti sebelum membeli lah, terutama terapkan ceklik tadi, cek kemasan, label, izin edar dan kemasan," katanya
Selain itu, dalam kegiatan ini, anggota Komisi IX DPR RI Alifuddin menghadiri acara dengan menggunakan video conference lantaran terhalang untuk hadir secara langsung ke Kota Singkawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/edukasi-oleh-bbpom-pontianak-dan-anggota-komisi-ix-dpr-ri.jpg)