Tiga Perusahaan Agricultre di Kalbar Lakukan Tambah Daya Listrik

Peningkatan daya listrik dengan mutu yang andal sangat kami butuhkan untuk peningkatan produktivitas mesin di pabrik kami.

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/ISTIMEWA
Tingkatkan produktivitas di tengah Pandemi, 3 Perusahaan Agriculture di Kalbar lakukan tambah daya listrik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Untuk meningkatkan produktivitas pabrik, PT Wilmar Cahaya Indonesia (WCI) , PT Joseph Tresna Karya (JTK) , dan PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) lakukan penambahan daya listrik dan nikmati layanan listrik premium PLN.

Acara selebrasi penyalaannya dilaksanakan di masing-masing lokasi pabrik pada Rabu 25 November 2020. 

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 4 Halaman 38 39 40 42 Subtema 1 Pembelajaran 5 Perjuangan Para Pahlawan

Menurut Kepala Unit PT Wilmar, Muhammad Erwin, penambahan daya listrik yang dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan produktivitas pabrik karena ada penambahan jenis produk yang dihasilkan.

Perusahaan agriculture yang selama ini mengolah biji sawit menjadi produk minyak goreng, sabun, bahan baku kosmetik, dan lain-lain ini juga akan segera memproduksi minyak tengkawang.

"Peningkatan daya listrik dengan mutu yang andal sangat kami butuhkan untuk peningkatan produktivitas mesin di pabrik kami," ujarnya.

Baca juga: Tokonya Ludes Terbakar, Mad Sahir Tafsir Kerugian Lebih dari Rp 200 Juta

"Mengingat sistem kerja mesin kami saat ini menggunakan sistem digital sehingga rentan terhadap gangguan listrik, dan layanan premium PLN adalah jawabannya. Kami akan fokus pada bisnis yang kami jalankan, sementara urusan listriknya kami serahkan kepada PLN," ungkap Erwin.

Sementara itu, Suyatno, Project and Utility Manager PT. KKJ mengatakan bahwa listrik yang andal diperlukan untuk mesin-mesin di pabrik mereka yang baru yang direncanakan akan beroperasi pada minggu ke 3 bulan Desember.

Baca juga: Cara Cek Bansos BLT Lewat HP Bantuan Sosial Tunai Rp 300 Ribu / BST 300 Ribu di Kemsos.go.id Login

Perusahaan agriculture yang terletak di Jalan Raya Nusapati Kabupaten Mempawah ini fokus pada pengolahan daging dan air buah kelapa untuk kebutuhan ekspor ke beberapa negara Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika, Brazil, dan Argentina.

"Mesin-mesin baru kami berteknologi eropa dengan sistem digital, sehingga sangat peka terhadap gangguan listrik meski hanya sesaat," ungkapnya.

Baca juga: Fasya IAIN Pontianak Gelar Kegiatan Promosi di Kabupaten Sambas

"Gangguan tersebut dapat berakibat fatal pada proses produksi yang sedang dijalankan. Kami berharap dengan melakukan penambahan daya serta layanan premium kekhawatiran kami terhadap terjadinya gangguan listrik dapat teratasi," tutur Suyatno.

Senada, Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Kalbar, Samuji, mengatakan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya upaya para pelaku bisnis dan industri dalam meningkatkan produktivitas usahanya melalui kesiapan serta keandalan pasokan listrik.

Baca juga: Tumor di Dada Ayah Lesti Kejora Semakin Membesar, Perjuangan Lesti Sembuhkan Sang Ayah Sebesar Ini

"Kami berharap bisnis agriculture di Kalimantan Barat dapat terus tumbuh sehingga berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya," kata Samuji.

Menurutnya, di masa pandemi ini, bisnis agriculture masih tetap eksis dan terus berkembang.

PLN juga memahami di masa pandemi ini banyak usaha-usaha yang terdampak, sehingga konsumsi listriknya berkurang.

Baca juga: Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2020, Jecline: Guru Sosok Orangtua Kedua bagi Kami

Pemerintah melalui PLN memberikan stimulus Covid-19 dengan menghilangkan jam nyala minimum, sehingga pelanggan bisnis dan industri hanya membayar sesuai dengan apa yang dipakai.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved