Breaking News:

Kuliah BSI Aja

Siapkan Lulusan Kompeten, Prodi SIA UBSI Gelar Webinar Pentingnya Sertifikasi Kompetensi

Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar webinar Pentingnya Sertifikasi Kompetensi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Siapkan Lulusan Kompeten, Prodi SIA Gelar Webinar Pentingnya Sertifikasi Kompetensi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar webinar Pentingnya Sertifikasi Kompetensi dengan tema "Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dalam Rangka Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0".

Webinar ini dilaksanakan secara bersamaan dengan beberapa kampus diantaranya kampus UBSI Jakarta, Bogor, Sukabumi, Surakarta dan Pontianak.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, Bonardo Aldo Tobing, Bsc, BA selaku Komisioner BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan diikuti oleh mahasiswa semester satu berjumlah 211 peserta.

Bonardo Aldo Tobing memaparkan materi tentang bagaimana membangun SDM unggul dalam rangka menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

“Indonesia memasuki tatanan baru atau disebut New Normal dan menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, yang berdampak pada pola kehidupan masyarakat terutama pada bidang industri,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pada tahun 2020-2030, Indonesia akan mengalami masa bonus demografi yang mana pada rentan waktu tersebut, diperkirakan penduduk usia produktif Indonesia akan mencapai 70 persen.

Kemudian, adanya undang-undang ketenagakerjaan Omnibus Law yang menyebabkan banyak kontra dengan aksi demo juga perlu kita sikapi secara positif.

Yaitu akan muncul banyak investor baik dalam negeri maupun luar negeri sehingga semakin banyak peluang kerja.

“Untuk itu perlu adanya persiapan di bidang kesehatan, pendidikan dan pelatihan vokasi serta iklim tenaga kerja. Bonus demografi bisa kita manfaatkan jika kita memiliki persiapan ketiga hal tersebut," katanya.

"Selain memiliki ijazah, kita juga harus memiliki sertifikasi keahlian/keterampilan sebagai penunjang agar mampu bersaing dan menjadi SDM unggul pada dunia industri saat ini,” terang Bonardo.

Kepala Program Studi (Kaprodi) SIA Kampus UBSI Pontianak, Lisnawanty mengatakan saat ini lulusan pada perguruan tinggi dituntut untuk memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.

Manfaatnya tentu besar, selain memiliki keunggulan dibandingkan dengan tenaga kerja lainnya yang tidak memiliki sertifikat, kesempatan kerja akan lebih besar dan menunjang karir di masa depan.

“Kurikulum dirancang sedemikian rupa hingga menunjang peningkatan keterampilan mahasiswa dan kesempatan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi,” tutur Lisnawanty kepada Tribun, Kamis 26 November 2020.

Maka dari itu, Ia menyatakan mahasiswa semester satu perlu diberikan wawasan mengenai pentingnya sertifikasi kompetensi, dengan harapan mahasiswa memiliki motivasi dalam menempuh studi dan senantiasa meningkatkan keterampilan sesuai bidang ilmu.

“Sehingga ketika menjadi lulusan kelak, mereka memiliki pengakuan terhadap kompetensi atau kemampuan kerja sebagai portofolio terbaik ketika memasuki dunia kerja,” tutup Lisnawanty. (*)

Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved