Breaking News:

Kebing Pastikan Anggaran Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan Tidak Terganggu

Walaupun memang, dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, anggaran untuk APBD 2021 tersebut terus dibahas sampai dengan saat ini.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPRD Provinsi Kalbar, M Kebing L memastikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan juga kesehatan tidak akan dipotong maupun terganggu pada APBD 2021.

Walaupun memang, dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, anggaran untuk APBD 2021 tersebut terus dibahas sampai dengan saat ini.

"Inikan sedang pembahasan, dana untuk infrastruktur lebih besar, dan kesehatan serta pendidikan tetap sesuai peraturan perundang-undangan 30 dengan 10," kata Kebing, Selasa 17 November 2020 ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kalbar.

"Artinya yang lain seperti perjalanan dinas dan lainnya masih menjadi pembahasan baik di dewan maupun eksekutif, Infrastruktur, kesehatan dan pendidikan tidak diganggu gugat," tambah Legislator dapil Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu ini.

Baca juga: Fraksi NasDem DPRD Kalbar Sepakati RPJMD Perubahan dan Usulkan Hal Ini untuk Pemerintah

Untuk diketahui sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar, Subhan Nur berharap dana untuk pembangunan infrastruktur khususnya jalan menjadi perhatian Pemprov Kalbar pada 2021.

Terlebih, kata dia, hampir semua fraksi saat rapat paripurna pembacaan pandangan umum menginginkan pembangunan infrastuktur jalan menjadi prioritas.

"Kan kemarin tanggapan fraksi jelas semua meminta bahwa harus ada perbaikan kondisi jalan di Kalbar karena juga merupakan janji politik Gubernur.

Oleh sebab itu karena sudah tahun kedua, janji politik harus dipenuhi, dan kita minta anggaran untuk infrastruktur khususnya jalan harus betul-betul diseriusi Gubernur untuk ditingkatkan," kata Subhan.

Untuk diketahui, memang seluruh Fraksi di DPRD Provinsi Kalbar sepakat untuk meminta kepada eksekutif agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dapat menjadi prioritas atau diutamakan pada APBD 2021.

"Kita sudah keliling, memang betul-betul khususnya dibeberapa Kabupaten sangat memprihatinkan kondisi jalan," katanya.

"Usai reses, hampir setiap daerah yang menjadi lintasan jalan provinsi permintaan masyarakat ialah jalan, salah satu contohnya ketika UPJJ tidak lagi sifatnya swakelola, namun ditenderkan masyarakat di Subah Sambas masyarakat gotong-royong memperbaiki jalan, karena jalan berlubang terjadi peningkatan kecelakaan lalu lintas," tambahnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved