MotoGP
PROFIL Juara Dunia MotoGP 2020 Joan Mir & Perjalanan Karier di MotoGP, Fakta Menarik Sosok Joan Mir!
Terakhir Suzuki juara dipegang Kenny Roberts Jr tahun 2000 di kelas GP500 bersama Suzuki Telefonica Movistar.
Setahun kemudian dia ikut Red Bull Rookies Cup pada musim 2013-2014. Di tahun pertamanya dia berada di posisi kesembilan klasemen.
Tahun berikutnya di posisi kedua di bawah pebalap Spanyol Jorge Martin.
Dari 2013-2015 Mir juga ikut kejuaraan CEV Moto3. Di tahun pertamanya dia berhasil empat kali juara dari enam balapan pertama.
Tapi kemudian trafiknya menurun dan hanya memperoleh ranking empat di klasemen akhir.
Pada 2015 saat balapan di CEV Moto3, Joan Mir rupanya sudah dilirik oleh timnya yakni Leopard Racing untuk balapan di Moto3.
Penyuka makanan Jepang itu kemudian dipercaya menggantikan Hiroko Ono yang cedera dan balapan perdana di kejuaraan dunia Moto3 di Philip Island 2015 di umur 18 tahun.
Sayang debutnya di Moto3 tidak berjalan mulus. Mir gagal podium setelah terlibat insiden dengan Jhon McPhee.
Pada 2016, Joan Mir kemudian mendapat kesempatan dan dikontrak penuh oleh Leopard Racing di Moto3.
Dia menjadi tandem yang menjadi rivalnya di MotoGP 2020, yaitu Fabio Quartararo dan Andrea Locatelli.
Selama 2016 Mir berhasil meraih tiga podium, sekali pole position, dan dua fastest lap.
Pemilik nomor motor #36 itu berada di posisi kelima klasemen akhir dan menjadi rookie of the year 2016 dengan mencetak 144 poin.
Di tahun keduanya pada 2017 Mir baru menunjukkan bakatnya. Dia mendominasi musim.
Menang 10 kali dan 13 kali podium dari 18 kali balapan.
Di usia 20 tahun dia menjadi juara dunia Moto3 2017. Pada 2018, Mir pindah ke Moto2 bersama Marc VDS Racing Team.
Tahun pertamanya dia meraih 155 poin dan berada di posisi keenam klasemen akhir.