Profil Dani Saputra, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak 2 Kali Lolos PIMNAS Berturut-turut

Dani Saputra kembali mencatatkan prestasi. Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini kembali lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimn

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Dani Saputra Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini kembali lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-33 Tahun 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dani Saputra kembali mencatatkan prestasi.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini kembali lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-33 Tahun 2020.

Pria kelahiran Pemangkat, 26 Agustus 1999 ini berhasil mempertahankan capaianya tahun 2019 lalu.

Ketika itu ia lolos PIMNAS ke-32 tahun 2019 di Universitas Udayana Bali.

"Alhamdullilah, Hard Work Really Does Pay Off, untuk dapat sampai ke tahap Pimnas-33 ini adalah salah satu goal saya di tahun 2020 yang akhirnya tercapai. Namun jalan saya masih panjang, semoga kali ini mendapat hasil yang baik," katanya kepada Tribun Pontianak, Jumat 13 November 2020.

Bersama dua orang rekannya, Dani Saputra membuat karya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berjudul "Hexadome Coral: Pelestarian Terumbu Karang Sebagai Penghasil Oksigen".

Dani mengatakan, ekosistem terumbu karang memainkan peran yang penting dalam menjaga keberlangsungan hidup di lautan maupun di Bumi karena 70% oksigen yang ada di Bumi berasal dari laut.

Namun ironisnya saat ini terumbu karang telah terdegradasi oleh berbagai factor seperti global warming, penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, pembangunan daerah pesisir, dan pencemaran lingkungan.

"Terumbu karang berperan dalam menjaga eksistensi dari fitoplankton dan alga dilautan yang selalu berfotosintesis sehingga menghasilkan oksigen," ujarnya.

Dani berharap hasil karya PKM mereka ini bisa menjadi sebuah rujukan dan sumbangan infromasi dalam upaya memperbaiki ekosistem terumbu karang sekaligus meningkatkan awareness bagi masyarakat untuk selalu menjaga dan peduli terhadap isu lingkungan.

Kedua, ia juga berharap agar gagasan nya ini tidak terhenti sebatas ide saja. Namun agar dapat direalisasikan.

Mahasiswa dari program studi Budidaya Peraian ini bertekad mempersembahan medali pertama bagi Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Ia ingin meraih prestasi yang lebih dibanding PIMNAS 32 tahun 2019 lalu.

Ketika itu, Dani Bersama rekan nya menulis judul PKM Budidaya Perikanan Dengan Sistem Terintegrasi Berbasis Ikan dan Tumbuhan Lokal KalBar.

"Di PIMNAS tahun ini target saya adalah medali emas," kata Dani.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved