Dinyatakan Positif Covid-19, Reza Ungkap Hasil Swab PCR Ibunya Sebelum Meninggal Negatif Corona
Almarhumah tidak ada pilek, hanya batuk, itu pun jarang sekali, karena almarhumah kebanyakan tidur di tempat tidur
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Reza Fatwa Nugraha, keluarga pasien yang meninggal dunia di Sintang dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 oleh pihak RSUD Ade M Djoen Sintang, mengungkapkan bahwa hasil swab PCR ibunya sebelum meninggal dunia negatif Corona.
"Sebelum meninggal, pada saat sakit, almarhumah sudah kami swab dan hasilnya negatif," kata Reza kepada Tribun Pontianak, Jumat 13 November 2020.
Dalam rilis tertulis Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina mengatakan pasien perempuan berusia 60 tahun datang ke rumah sakit pada Rabu, 11 November, pukul 18.11 WIB sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Terhadap pasien dilakukan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) setelah tiba di rumah sakit dan hasil pemeriksaan swab TCM positif konfirmasi Covid-19.
Menurut Rosa Trifina, sebelum meninggal, pasien ada riwayat pulang dari Pontianak pada tanggal 1 November 2020.
Kemudian mulai merasakan keluhan demam dan batuk kurang lebih satu pekan dan sesak nafas 4 hari sebelum meninggal.
Baca juga: Penanganan Pasien Covid-19 Meninggal Tertanggung dalam APBD Sintang, Ini Penjelasan Sekda Yosepha
Menurut Reza, sehari sebelum ibunya meninggal, atau tanggal 10 November sudah dilakukan pemeriksaan swab PCR di Dinkes Sintang dengan hasil negatif Covid-19.
"Kemudian, almarhumah bukan sesak nafas, tapi mendengkur karena kekurangan oksigen. Almarhumah tidak ada pilek, hanya batuk, itu pun jarang sekali, karena almarhumah kebanyakan tidur di tempat tidur," ungkap Reza Fatwa Nugraha.
Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Sintang belum menjawab upaya konfirmasi soal hasil swab Polymerase Chain Reaction (PCR) pasien sebelum meninggal negatif.
Namun, sumber Tribun mengonfirmasi bahwa benar hasil swab PCR negatif covid sebelum pasien meninggal. Namun, berdasarkan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) terhadap pasien meninggal setelah tiba di rumah sakit dan hasil pemeriksaannya konfirmasi covid-19.
Hingga saat ini, total kasus konfirmasi covid-19 yang meninggal di Kabupaten Sintang tercatat 4 kasus dalam beberapa minggu terakhir.