Breaking News:

Sutarmidji Sebut Surat Permohonan Minta Bantuan Dana Pengamanan Pilkada atas Nama Dirinya Palsu

Sutarmidji menegaskan bahwa surat yang beredar yang telah mengatasnamakan dirinya adalah palsu. 

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Surat palsu yang mengatasnamakan Gubernur Kalbae berisikan Permohonan meminta bantuan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada kepada pimpinan dan direksi perusahaan di Kalbar.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyampaikan ada surat palsu yang beredar mengatas namakan dirinya yang berisikan Permohonan meminta bantuan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada kepada pimpinan dan direksi perusahaan di Kalbar. 

Sutarmidji menegaskan bahwa surat yang beredar yang telah mengatasnamakan dirinya adalah palsu. 

“Jelas sekali surat tersebut palsu dan saya yakin itu di scan. Surat tersebut berisikan Permohonan bantuan dana pengamanan pelaksanaan pilkada. Lalu nomor watshappnya palsu dan ini jelas bukan nomor saya,” ujar Sutarmidji kepada awak media, Rabu 11 November 2020.

Sutarmidji mengatakan tandatangan dirinya pada surat tersebut juga dipalsukan.

Lalu pada surat permohonan tersebut juga tercantum nomor rekening yang atas nama Alinah menggunakan bank Mandiri, dengan nomor rekening 122-00-1044213-4.

Baca juga: Tegas! Sutarmidji akan Laporkan Mahasiswi yang Maki Gubernur saat Aksi Tolak UU Omnibus Law

Ia mengatakan terhadap surat yang mengatasnamakan dirinya saat ini sedang telusuri yang jelas tidak ada surat seperti itu. 

“Kalau untuk pengamanan Pilkada kita menggunakan APBD. Saya sampaikan kepada masyarakat saya tidak pernah mentoleransi untuk kegiatan -kegiatan resmi pemerintah  dengan minta bantuan pengusaha itu tidak pernah,” tegas Sutarmidji. 

Ia mengatakan apabila ada surat yang mengatas namakan namanya jangan percaya karena itu bohong. 

“Saya sudah minta Biro Hukum menelaah  suratnya. Intinya perusahaan jangan percaya permintaan apapun yang mengatasnamakan saya. Apalagi untuk kegiatan resmi pemerintah,” tegasnya.

Sutarmidji mengatakan kalau misalkan ingin membantu seperti memberi sumbangan pohon  untuk kegiatan penanaman pohok silahkan saja, tapi jangan pernah membantu dalam jumlah uang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved