Hadiri Acara Pelantikan, Muda Mahendrawan Puji Kiprah LSKM Kubu Raya
Tentu bukan organisasi yang hanya formalitas apalagi gagah-gagahan. Keberadaannya kita harapkan punya kontribusi
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Laskar Satuan Keluarga Madura (DPD LSKM) Kabupaten Kubu Raya, di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Minggu 8 November 2020 malam.
Kepengurusan DPD LSKM Kubu Raya masa bakti 2020-2024 dinakhodai Ali Anshari.
Pada kesempatan itu, Muda Mahendrawan berharap LSKM dapat menjadi organisasi yang aktif, yakni punya kontribusi yang nyata dalam proses pembangunan daerah di Kabupaten Kubu Raya.
“Tentu bukan organisasi yang hanya formalitas apalagi gagah-gagahan. Keberadaannya kita harapkan punya kontribusi,” ujar Muda Mahendrawan seusai pelantikan.
Muda mengatakan ada banyak bentuk kontribusi yang dapat diberikan. Khususnya yang berkaitan dengan profil LSKM sebagai organisasi etnis budaya.
Baca juga: Guntur Perdana Instruksikan DPD LSKM Kubu Raya Kawal Kebijakan Pemerintah Daerah
Di antaranya dengan keberadaan program-program kerja yang jelas, seperti program pemberdayaan pemuda di bidang seni budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sebagainya.
“Jadi kita harus membawanya kepada hal-hal yang sifatnya produktif. Nah, inilah yang sebenarnya kita pesankan bahwa semangat dari Kubu Raya untuk Indonesia itu harus tertanam," jelas Muda Mahendrawan.
"Begitu juga semangat keindonesiaannya juga harus benar-benar menjadi spirit bersama. Apalagi Kubu Raya kan keberagamannya tinggi,” tuturnya.
Ia mengapresiasi eksistensi LSKM yang dinilainya sangat strategis. Sebab LSKM dapat menjadi wadah diskusi dan kegiatan kaum muda.
Dengan keberadaan LSKM, diharapkan akan muncul berbagai ide konstruktif.
“Jadi justru kita berterima kasih karena ini adalah salah satu tambahan juga. Bisa membuat anak-anak muda kita terarah dan jadi lebih memberikan gagasan dan karya yang cerdas,” ucapnya.
Lebih jauh kata Muda Mahendrawan, heterogenitas dan keberadaan berbagai organisasi etnis adalah potret modal sosial yang dimiliki Kubu Raya.
Dengan berbagai potensi sumber daya alam dan manusia yang beragam, diharapkan akan ada capaian-capaian yang bisa memperkuat daerah.
“Misalnya di dalam menurunkan angka putus sekolah, stunting, peningkatan kelayakan hidup masyarakat, pembangunan mental wirausaha, dan penguatan pengolahan hasil-hasil alam yang ada,” terangnya.